0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Belasan Ribu Rumah Tidak Layak Huni Diberi Bantuan Bertahap

(foto: Putra)

Sukoharjo – Jumlah Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Sukoharjo hingga tahun 2017 ini masih mencapai 16.729 unit rumah yang tersebar di 12 kecamatan. Namun demikian, Pemkab Sukoharjo optimis tahun 2019 sudah tidak ada rumah warga yang masuk kategori tidak layak huni.

“Kita sudah upayakan dengan berbagai cara agar pada nanti tahun 2019 sudah tidak ada lagi rumah tidak layak huni. Tahun ini, kita mendapatkan bantuan dari Kementerian PUPR senilai Rp 15 Juta per rumah dan APBD Provinsi Jateng serta CSR Bank Jateng senilai Rp 10 Juta,” kata kepala Dinas Perumahan dan Kawasan permukiman (DPKP) Sukoharjo, Bambang Sutrisno, Jumat (6/10).

Pada tahun anggaran 2018 Kabupaten Sukoharjo akan mendapat alokasi rehab 1.000 unit rumah dari Dana Alokasi Khusus (DAK). Selain itu juga kembali mendapat dana stimulan rehab RTLH dari Pemprov Jateng sebanyak 501 unit. Sedangkan untuk tahun 2017 ini sudah diselesaikan rehab 1.225 unit RTLH.

Sementara itu, sebanyak 802 Kepala Keluarga (KK) dari Kecamatan Sukoharjo, Mojolaban, Tawangsari, Bulu dan Weru menerima bantuan stimulan rehab RTLH di Kecamatan Sukoharjo. Bantuan stimulan dari kementerian PUPR dan APBD Provinsi Jawa Tengah diserahkan secara simbolis oleh Bupati Sukoharjo.

“Ini adalah uapaya kami semua agar masyarakat mendapat bantuan rehab RTLH, walapun sedikit saya harapkan mampu dimanfaatkan secara bijak. Tidak ada potongan sedikitpun dan saya harapkan jangan sampai digunakan di luar rehab rumah,” tandas Bupati Sukoharjo, Wardoyo Wijaya.

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge