0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Apa yang Terjadi Bila Penggemar Kopi Berhenti Minum Kopi?

Kopi. (Dok: Timlo.net/ humideas.com)

Timlo.net—Kopi menjadi minuman favorit yang dipilih masyarakat di pagi hari. Mereka memilih kopi sebagai minuman yang memberikan energi dan mengatasi rasa kantuk. Akan tetapi ada sebuah dampak negatif jika penggemar kopi berhenti minum kopi sama sekali. Tubuh mereka akan mengalami masalah secara kimia. Situs Health menyatakan jika efek buruk itu bisa terlihat.

Efek buruk itu disebut sebagai gejala penarikan kafein. Biasanya orang yang mengalami gejala ini merasa lesu, lemas, kurang sadar secara kognitif dan menjadi lambat. Gejala penarikan ini muncul karena kafein menjadi sumber utama bagi orang itu untuk meningkatkan energi sepanjang hari.

Gejala-gejala penarikan bisa menjadi lebih parah lagi. Biasanya berupa sakit kepala dan tekanan darah turun. Dalam beberapa kasus ekstrim orang mengalami gejala seperti flu misalnya mual, muntah, rasa sakit pada otot dan otot kaku. Gejala-gejala ini terdokumentasikan dalam penelitian yang dilakukan oleh Johns Hopkins University.

“Anda pada dasarnya mengalami penarikan. Orang tidak bisa mengalami kecanduan kafein sama persis seperti orang kecanduan obat terlarang, tapi tubuh Anda bisa tergantung pada kopi,” kata Michael J. Kuhar, Ph.D, seorang profesor neuropharmacology di Emory University kepada situs Health.

“Dan karena diperlukan sekitar 24 jam untuk kafein benar-benar meninggalkan sistem Anda, maka masuk akal jika Anda bangun menginginkan kafein,” tambahnya.

Dalam penelitian itu, para ilmuwan menemukan jika tubuh kita bisa mengalami gejala penarikan ini sekalipun konsumsi kafein kita rendah, yaitu sekitar 100 mg per hari. Dalam ilmu kesehatan, satu saji kopi setara dengan 236,5 ml air kopi. Satu saji kopi mengandung sekitar 95 hingga 165 mg kafein. Orang dewasa yang sehat dianjurkan mengkonsumsi kafein kurang dari 400 mg per hari.

Gejala penarikan muncul setelah orang berhenti minum kopi selama 12 hingga 24 jam. Gejala itu mencapai puncaknya sekitar 20-51 jam setelah berhenti minum. Gejala itu bisa berlangsung dua hingga sembilan hari. Untuk menghindari gejala penarikan yang parah, batasilah konsumsi kopi.

Editor : Ranu Ario

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge