0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Status Awas Gunung Agung, Wisatawan yang Batal ke Bali Capai 100 Ribu

Menteri Pariwisata Arief Yahya (dok.timlo.net/gg)

Timlo.net — Banyaknya informasi di media sosial yang menunjukkan kengerian erupsi Gunung Agung tanpa berdasarkan data resmi dari pemerintah, membuat sejumlah wisatawan membatalkan kunjungannya ke Bali. Bahkan Menteri Pariwisata Arief Yahya menyatakan jumlahnya sudah mencapai sekitar 100 ribu wisatawan yang membatalkan kunjungan ke Pulau Dewata.

Dikabarkan sebelumnya Ketua Perhimpunan Hotel Restoran Indonesia Bali telah menyatakan ada 70 ribu wisatawan yang batal ke Bali akibat status Gunung Agung yang sedang awas.

“Ya saat ini sudah ada sekitar 100 ribu wisatawan yang batal datang ke Bali,” kata Arief saat meninjau Pos Komando Tanah Ampo di Karangasem, Kamis (5/10) sore.

Dia menjelaskan, bahwa setiap bulan ada 500 ribu wisatawan asing yang datang ke Bali untuk berlibur. Untuk mengembalikan kepercayaan wisatawan ke Bali pihaknya akan menjelaskan semuanya tentang Pulau Dewata.

“Yang terkena dampak Gunung Agung itu hanya Karangasem. Tempat wisata yang terkena juga cuma satu. Wilayah Bali lainnya aman,” terangnya.

Dia mengaku sudah bertemu dengan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mengenai situasi Gunung Agung.

“Hanya radius 12 km yang terkena dampak Gunung Agung. Kami akan jelaskan semuanya kepada wisatawan, kita tidak boleh bohong,” tegasnya.

Seperti halnya kejadian bom sarinah, pihaknya menjelaskan kondisi Indonesia yang sebenarnya. Bahwa Indonesia bukan hanya di Jakarta saja, masih banyak tempat wisata yang aman.

Dia menegaskan, bencana alam juga terjadi di mana-mana.

“Saat ini tinggal bagaimana kami menangani bencana itu,” tuturnya.

Untuk diketahui sejak adanya status Gunung Agung menjadi awas sudah ada lima negara yang telah memberikan travel advisory kepada warganya yang hendak berkunjung ke Bali.

[bal]

Sumber : merdeka.com

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge