0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Rektor UNS Nyatakan Surat Edaran Dekan Pertanian Tidak Sah

Solo – Surat Edaran Dekan Tentang Tata Tertib Berpakaian di Fakultas Pertanian UNS, Nomor 2702/UN27.07/HK/2017 akan dievaluasi. Karena secara aturan hukum surat menyurat, surat edaran tersebut tidak sah.

“Tampaknya surat ini dibuat secara tergesa-gesa,” ungkap Rektor Universitas Sebelas Maret (UNS) Prof Dr Ravik Karsidi, MS didamping Sekretaris Senat UNS Prof Dr Sahid  kepada wartawan saat memberi keterangan pers, di Ruang Sidang Rektor UNS, Solo, Kamis (5/10).

Rektor mengatakan, surat edaran itu selain sesuai Peraturan Rektor Nomor: 582/UN27/PP/2016 tentang Penyelenggaraan dan Pengelolaan Program Sarjana BAB XVIII ETIKA AKADEMIK. Padahal terkait etika berpakaian akan diatur tersendiri, dan hingga saat ini memang belum ada aturan itu.

Barangkali Fakultas Pertanian ingin menterjemahkan aturan itu terkait berpakaian, kemudian, kata Ravik, mendasarkan hasil rapat senat Fakultas Pertanian tanggal 15 Agustus 2017, dan Keputusan Rapat Senat Fakultas Pertanian UNS pada hari Rabu tanggal 27 September 2017 yang sebelumnya telah dilaporkan pada Sidang Pleno Senat UNS pada hari yang sama, disepakati perlu adanya edaran yang mengatur Tata Tertib Berpakaian di Fakultas Pertanian UNS.

Etika yang dimaksud dalam sudah surat edaran itu, kata Ravik, meliputi; 1. Dilarang memakai kaos oblong, sandal, celana jean yang tidak pantas, potongan rambut/asesoris punky dan pakaian ketat yang  menyebabkan bentuk tubuh terlihat jelas pada semua kegiatan yang terkait proses belajar mengajar. 2. Supaya tidak mengganggu kinerja Tri Dharma Perguruan Tinggi dan demi kejelasan identitas dan kelancaran komunikasi, dosen, tenaga kependidikan dan mahasiswa di kampus wajah wajib terlihat ketika berkomunikasi dengan teman sejawat maupun unsure civitas akademika yang lain.

Oleh karena itu terkait kasus itu, Ravik mengatakan, Rektor bersama Senat segera membentuk tim Ad Hoc untuk mengevaluasi Surat Edaran Dekan Pertanian tersebut.

“Karena Surat Edaran Dekan Fakultas Pertanian tersebut sedang proses dievaluasi oleh Tim Ad Hoc maka dinyatakan tidak berlaku lagi,” tegasnya.

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge