0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Hadapi Persis, Lini Belakang PSPS Keropos

Asisten Manajer PSPS Riau, Dian Eka Putra (kiri) (dok.timlo.net/artyo yusri atmaja)

Solo — Asykar Bertuah PSPS Riau akan menghadapi tuan rumah Persis Solo dalam laga krusial match day kelima babak 16 besar Liga 2 di Stadion Manahan, Jumat (6/10) besok sore. Lini belakang PSPS sedikit keropos lantaran satu pilar mereka bakal absen.

Yakni Wahyu Kristanto yang terkena akumulasi kartu kuning saat melawan PSS Sleman di laga sebelumnya. Hal ini membuat pelatih Phillep Hansen Maramis menyiapkan pemain lainnya sebagai alternatif. Bila tak mampu menutup keroposnya lini belakang, tuan rumah Persis pun lebih leluasa untuk membombardir pertahanan PSPS.

Wahyu Kristanto menjadi salah satu palang pintu pertahanan PSPS sejauh ini, bersama Fiktor Pae dan Muhammad Al Fuad. Apalagi, lini belakang PSPS menjadi yang sering kebobolan dari tiga kontestan lainnya di babak 16 besar ini. Dari empat pertandingan yang telah dilalui, PSPS telah kebobolan enam gol.

“Persiapan kami sudah jauh-jauh hari. Mudah-mudahan besok bisa memetik kemenangan. Wahyu Kristanto sebagai bek tengah absen akibat akumulasi kartu. Coach Hansen sudah tau apa yang harus diperbuat, jadi kami fokus pada tim sendiri,” ungkap Dian Eka Putra selaku asisten manajer PSPS, Kamis (5/10) siang.

Pihaknya menyebut laga sengit dan sangat krusial bakal terjadi di Manahan besok sore. Tidak hanya Persis, PSPS pun memasang target menang meski bermain di kandang lawan demi peluang lolos ke babak selanjutnya. Seluruh pemain Persis Solo diakuinya wajib untuk diwaspadai.

“Semuanya perlu diwaspadai dari skuad Persis. Karena semua tim saya kira sama. Sudah masuk ke 16 besar berarti isinya tim-tim yang bagus,” tandasnya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge