0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Kasus First Travel

Hari Ini, Syahrini bakal Diperiksa di Bareskrim Polri

Syahrini (dok.merdeka.com)

Timlo.net — Pelantun lagu ‘Maju Mundur Canti’ Syahrini, dikabarkan akan menjalani pemeriksaan kembali sebagai saksi atas kasus penipuan dan penggelapan uang calon jamaah umrah yang dilakukan oleh bos First Travel. Hal itu, karena pada Rabu (4/10) kemarin yang seharusnya diperiksa, tapi Syahrini tak hadir karena sedang ada kegiatan lain.

Kabagpenum Divhumas Mabes Polri, Kombes Martinus Sitompul mengatakan jika pemeriksaan yang telah dijadwalkan oleh penyidik terhadap Syahrini, sebagai pemeriksaan lanjutan yang sebelumnya dilakukan pada Rabu (27/9) lalu.

“Iya betul, sebagai pemeriksaan lanjutan,” kata Martinus kepada merdeka.com, di Jakarta, Kamis (5/10).

Lebih lanjut, untuk pemeriksaan itu sendiri, Syahrini sudah dijadwalkan akan diperiksa oleh penyidik sekitar pukul 10.00 WIB. “Rencananya seperti itu,” tandasnya.

Sebelumnya, Syahrini sudah menjalani pemeriksaan pada Rabu (27/9) lalu, terkait dengan penipuan dan penggelapan uang calon jamaah umrah yang dilakukan oleh bos First Travel. Syahrini diperiksa hanya sebagai saksi, karena dirinya pernah menggunakan jasa First Travel dan pernah melakukan kerja sama.

Karena pada saat itu Syahrini mempunyai jadwal yang begitu padat, sehingga pemeriksaan tersebut ditunda oleh penyidik karena mengingat yang diperiksa mempunyai jadwal untuk mengisi sebuah acara.

Ditundanya pemeriksaan pada Rabu (27/9) lalu, kemudian penyidik menjadwalkan ulang pemeriksaan terhadap Syahrini pada Rabu (4/10) kemarin. Namun, yang bersangkutan juga berhalangan untuk hadir karena dirinya sibuk dengan urusannya yang memang dirinya merupakan seorang artis atau publik figur.

Oleh karena itulah, penyidik langsung menjadwalkan ulang pemeriksaan pada hari ini Kamis (5/10) sekitar pukul 10.00 WIB di kantor Bareskrim Polri di gedung Kementerian Kelautan dan Perikanan, Gambir, Jakarta Pusat.

Dalam kasus ini, polisi sudah menahan tiga orang sebagai tersangka penipuan dan penggelapan uang calon jamaah umrah diantaranya Direktur Utama Andhika Surachman, Direktur Anniesa Hasibuan dan Komisaris Keuangan Siti Nurhaidah alias Kiki Hasibuan. [rhm]

Sumber: merdeka.com

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge