0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Beras Naik, Dinas Perdagangan Sebut Masih Wajar

ilsutrasi (dok.redaksi)

Solo – Kenaikan harga komoditas beras yang terjadi sejak beberapa pekan terakhir masih dianggap normal. Oleh karena itu, Dinas Perdagangan Kota Solo belum berencana melakukan operasi pasar untuk menstabilkan harga.

“Kalau saya melihat kenaikannya masih tergolong normal. Karena masih di bawah harga eceran tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah,” ujar Kepala Dinas Perdagangan kota Solo, Subagiyo kepada wartawan, Rabu (4/10).

Menurutnya, batas HET yang ditetapkan pemerintah untuk beras medium sebesar Rp 9.450 per kilogram dan Rp 12.800 untuk kualitas beras premium. Jika kenaikan harga beras di pasaran melebihi batas yang ditetapkan pemerintah itu, Disdag akan segera mengambil tindakan untuk penstabilan harga.

“Tentu kalau sudah diatas HET itu kita akan berkoordinasi dengan dinas yang lain. Dan akan melakukan operasi pasar,” jelasnya.

Sementara itu, salah seorang pedagang beras Sulastri mengatakan, sejak dua pekan terakhir ini kenaikan beras dari berbagai jenis sudah mencapai Rp 1.000 per kilogram. Kenaikan harga beras diduga karena minimnya pasokan dari petani.

“Perminggu kenaikan sekitar Rp 500 per kilogram. Dan hingga sekarang tercatat sudah naik sebanyak dua kali,” tandasnya.

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge