0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Macet Parah, Rekayasa Lalu Lintas Overpass Dievaluasi

Kemacetan di simpang Kerten (dok.timlo.net/ichsan rosyid)

Solo – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Solo mengevaluasi Manajemen Rekayasa Lalu Lintas (MRLL). Sistem MRLL yang diterapkan selama hari Rabu (4/10) ternyata menimbulkan kemacetan luas di banyak titik.

“Kita koordinasi dengan Satuan Polisi Lalu Lintas untuk mengevaluasi dampak dari simulasi hari ini,” kata Kepala Seksi MRLL Dishub Solo, Ari Wibowo, Rabu (4/10).

Diakui, dengan sistem yang diterapkan ternyata menyebabkan kemacetan di banyak titik. Beban lalu lintas yang biasanya tertampung di Jalan Adi Sucipto, MT Haryono, dan dr Moewardi terpecah ke jalur-jalur alternatif.

Akibatnya timbul perpotongan lalu lintas di berbagai titik yang memicu kemacetan. Hal ini diperparah dengan banyaknya pengguna jalan yang bingung dengan sistem yang baru.

Dari hasil simulasi hari ini, Dishub akan mengkaji dampak yang ditimbulkan oleh pembangunan Overpass Manahan yang dijadwalkan berlangsung selama delapan bulan. Hasil kajian nantinya akan digunakan untuk menyususn sistem MRLL yang lebih baik. Apalagi pembangunan fisik baru dikerjakan dua bulan mendatang.

“Kita masih punya kesempatan yang panjang untuk memperbaiki rekayasa lalu lintas,” kata dia.

Bahkan, lanjutnya, tak menutup kemungkinan Dishub akan menjalankan simulasi ulang dengan sistem MRLL yang sudah dimodifikasi. Terlebih, selama ini Dishub belum bisa berkoordinasi dengan pelaksana proyek. Pasalnya, pembangunan Overpass Manahan sampai saat ini baru memasuki tahap lelang.

“Pemengangnya kan belum ada. Kita perlu tahu nanti pemenang sistem membangunnya seperti apa, schedulnya bagaimana. Agar kita bisa menyesuaikan,” kata dia.

Seperti diberitakan sebelumnya, simulasi lalu lintas pembangunan proyek Overpass Manahan mengakibatkan kemacetan di berbagai titik. Kepadatan terjadi di jalur-jalur alternatif yang ditetapkan Dishub Solo dalam MRLL selama pembangunan Overpass Manahan.

“Simulasi sudah kita mulai sejak pukul 06.00 WIB tadi. Ternyata ada kepadatan yang cukup berat,” kata Ari Wibowo saat ditemui di kawasan Purwosari tadi pagi.

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge