0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Kontes Sapi, Si Gombloh Berbobot 870 Kg Juara

Si Gombloh,sapi dengan bobot 870 kg menjadi juara pertama kategori pengemukan PO dalam kontes sapi se Jawa Tengah di Boyolali. (dok.timlo.net/nanin)

Boyolali — Raut muka sumringah ditunjukan Supar Mentholo, warga Dukuh Mudal, Desa Tlogo, Prambanan, Klaten, setelah sapi dengan berat badan miliknya menjadi juara pertama kontes sapi kategori penggemukan PO dalam gelar potensi peternakan di Boyolali.

“Umurnya baru 4,5 tahun, tapi sudah berulang kali menjadi juara,” kata Supar menceritakan sapi kebanggannya, Rabu (4/10).

Ketika disinggung kiat-kiat hingga sapi miliknya bisa berbobot 870 kg, Supar mengaku selalu memberi jamu berupa telur bebek dan beras kencur. Tiap dua minggu sekali, Si Gombloh diberi telur bebek sebanyak 10 butir.

“Selain jamu, perawatan dan kebersihan juga menjadi prioritas,” tambahnya.

Supar bercerita, Gombloh dipelihara saat berusia 1 tahun dan dibeli dengan harga Rp 25 juta. Saat ini, Si Gombloh pernah ditawar Rp 75 juta, namun oleh sang pemilik tidak dilepas.

“Saya masih eman-eman,” ucapnya.

Selain Gombloh, masih banyak sapi-sapi dengan bobot hampir satu ton. Sapi–sapi besar tersebut menarik perhatian pengunjung. Bahkan oleh pengunjung dimanfaatkan untuk berselfi dan ada pula yang naik ke punggung sapi untuk berfoto. Seperti sapi milik Wiyono, warga Kecamatan Kemalang, Klaten, menjadi juara I untuk kategori pejantan PO, digunakan pengunjung untuk berfoto dengan menunggang di punggungnya.

“Sudah jinak, sudah biasa ditunggangi,” tandas Wiyono.

Kontes sapi sendiri diikuti puluhan peternak dari 16 kabupatan/kota di Jawa Tengah. Kontes digelar selama dua hari.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge