0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Polisi Blender 5,1 Kilogram Sabu

(merdeka.com)

Timlo.net – Sebanyak 5,1 kilogram narkoba jenis sabu dimusnahkan dengan menggunakan mesin blender yang sudah diberi air. Pemusnahan dilakukan Polda Jawa Timur dari hasil ungkap kejahatan selama bulan September 2017. Selain sabu, polisi juga memusnahkan obat keras pil koplo carnopen atau obat sejenis pil PCC sebanyak 7,4 juta butir dengan dibakar di dalam tong.

Direktur Reserse Narkoba (Dir. Resnarkoba) Polda Jawa Timur Kombes Pol Gagas Nugraha mengatakan, narkoba yang dimusnahkan milik para tersangka MS, HO, SA, PA, SR, SI dan MT merupakan jaringan internasional. Tapi berhasil digagalkan petugas Bandara Internasional Juanda, saat diperiksa petugas.

“Narkoba yang mereka bawa para tersangka itu nilainya jika dirupiahkan sekitar Rp 9,3 miliar, menyelamatkan 51 ribu jiwa dari penyalahgunaan narkoba. Estimasinya 1 gram sabu dikonsumsi 10 orang pengguna narkoba,” katanya, Rabu (4/10).

Kalau obat keras Carnopen atau obat sejenis pil PCC sebanyak 7,4 juta butir, kata Gagas, apabila dirupiahkan dengan estimasi per butir 1000 nilainya sebesar Rp 7,4 miliar. Orang yang bebas dari penyalahgunaan pil koplo atau carnopen ini sebanyak 1,4 juta jiwa lebih.

“Estimasinya satu orang mengonsumsi 5 butir obat keras, maka totalnya bisa mencapai 1,4 juta jiwa,” tutupnya.

Pemusnahan ini dilakukan, karena polisi menilai berkas perkara sudah dianggap sempurna oleh pihak penyidik jaksa, yang tinggal menunggu proses persidangan di Pengadilan Negeri Surabaya.

Meski begitu, tidak semuanya barang bukti narkoba dan pil koplo tersebut dimusnahkan. masih disisakan beberapa gram yang sudah dilakukan uji laboratorium forensik Mabes Polri cabang Polda Jawa Timur untuk dihadirkan di persidangan.

Atas perbuatan itu, polisi dari Ditnarkoba Polda Jawa Timur menjerat para tersangka tersebut dengan pasal 113 ayat (2) Undang-undang RI nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika, ancaman hukumannya bisa pidana mati atau penjara seumur hidup.

[fik]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge