0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Pemohon SKCK Pulang Gigit Jari, Ini Alasannya

Pemohon SKCK berjubel di ruang Satintelkam Polres Wonogiri (dok.timlo.net/ist)
Wonogiri — Ratusan pemohon Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) membanjiri¬† Mapolres Wonogiri. Namun, sejumlah pemohon terpaksa pulang gigit jari, karena permohonan SKCK mereka ditolak.
“Ada persyaratan administrasi yang kurang lengkap,” beber Kapolres Wonogiri AKBP Muhammad Tora melalui Kasubag Humas AKP Hariyanto, Rabu (4/9).
Menurut dia, pemohon SKCK didominasi lulusan SMA dan lulusan perguruan tinggi. Di hari biasa,r ata-rata pemohon berkisar 50 orang, namun belakangan ini setiap harinya mencapai 200-300 pemohon. Meskipun sudah berulang kali disosialisasikan, nyatanya masih ada pemohon yang kurang melengkapi persyaratan untuk membuat SKCK. Salah satunya adalah pengetahuan soal biaya.
“Banyak yang berpikir bahwa membuat SKCK itu gratis. Namun sesuai PP 60 tahun 2016, biaya administrasi SKCK adalah sebesar Rp 30 ribu,” kata mantan Kapolsek Purwantoro itu.
Selain soal biaya administrasi, lanjut Hariyanto, juga ada beberapa persyaratan yang harus dilengkapi pemohon. Antara lain fotokopi KTP, kartu keluarga, akta kelahiran lalu foto diri. Setelah melengkapi persyaratan tersebut, pemohon tidak perlu lagi meminta surat pengantar dari tingkat RT hingga desa/ kelurahan.
Background foto warna merah, baju berkerah, dan tidak bercadar,” tandasnya.
Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge