0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Anggarkan Rp 1,125 Miliar, Dewan Ancam Coret DED

Wakil Ketua DPRD Sragen, Bambang Widjo Purwanto (timlo.net/agung widodo)

Sragen – Anggaran penyusunan rancangan konstruksi atau detail engineering design (DED) delapan proyek jembatan yang diajukan dalam RAPBD Perubahan 2017 terancam dicoret. Pasalnya, alokasi pembuatan DED sekitar Rp 1,125 Miliar itu dinilai merupakan bentuk pemborosan anggaran.

“Kalau semua proyek kecil-kecil dibuat DED sampai ratusan juta, untuk apa ada petugas perencanaan di DPU. Malah ada yang sudah dilelangkan, padahal APBD saja baru dibahas. Kalau nanti dicoret apa nggak malah repot,” kata Wakil Ketua DPRD Sragen, Bambang Widjo Purwanto, Selasa (3/10).

Bambang Widjo menyatakan, pengajuan pembuatan DED delapan paket jembatan tersebut patut dipertanyakan. Apalagi skala jembatan tergolong kecil dan bisa kalau dikerjakan sendiri oleh petugas bidang perencanaan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPU-PR).

Ketua Fraksi Partai Golkar tersebut meminta DPU-PR lebih profesional dalam bekerja. Tenaga bagian perencanaan harus dimaksimalkan lebih dulu, sebelum memutuskan untuk membuat DED.

Senada, Ketua Fraksi PKB, Faturrohman menyayangkan langkah DPU-PR yang mengajukan delapan paket pembuatan DED jembatan yang menelan anggaran Rp 1,125 Miliar di RAPBD-P. Paket itu diajukan di tengah realita masih banyaknya infrastruktur jalan yang butuh perbaikan.

Bahkan, pihaknya meminta komisi mencermati kembali alokasi DED itu dan kalau  perlu lebih baik dicoret saja. Anggaran sebesar itu akan lebih bermanfaat kalau dialihkan untuk membangun jalan yang rusak.

“Kemarin sempat kami kritisi, sebab mau bangun jembatan di APBD 2017 saja nggak jadi kok malah ini bikin DED lagi,” kata Faturrohman .

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge