0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Pedagang Pasar Keberatan SSA Diterapkan Sampai Jam 22.00

Sistem satu arah (SSA) Jalan Veteran Sragen (timlo.net/agung widodo)

Sragen – Sistem satu arah (SSA) di Jalan Veteran Sragen yang diterapkan sejak 19 September lalu dinilai berhasil untuk mengatasi kemacetan  di ruas jalan tersebut. Namun dari hasil evaluasi yang dilakukan Tim Lalu Lintas Angkutan Jalan (LLAJ) Pemkab Sragen masih menyisakan beberapa catatan yang perlu mendapat tindak lanjut. Diantaranya mengenai waktu penerapan SSA, terutama untuk area Pasar Bunder Sragen

“Kita sudah lakukan evaluasi, memang ada beberapa rekomendasi dari tim yang perlu ditindaklanjuti. Para pedagang di Pasar Bunder keberatan kalau diberlakukan hingga pukul 22.00 WIB,” kata Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Sragen, Muhari, Senin (2/10).

Muhari menyampaikan, pedagang pasar menghendaki khusus di sekitar Pasar BUnder, Pasar Kota, terowong dan Jalan Setiabudi diberlakukan sampai jam 18.00 WIB. Tapi untuk ruas jalan lainnya tetap diberlakukan hingga pukul 22.00 WIB.

Lebih lanjut dikatakan Muhari, beberapa titik kemacetan di sekitar Pasar Bunder dan Meteor yang selama ini kerap dipakai untuk parkir atau ngetem angkutan di bahu jalan akan dilakukan penertiban. Penertiban tidak hanya untuk angkutan yang ngetem, tetapi Tim LLAJ juga merekomendasikan untuk melakukan penertiban PKL yang menimbulkan kemacetan.

“Misal untuk bongkar muat barang yang memakan bahu jalan akan kita arahkan, termasuk bis dan angkutan tidak boleh parkir di sekitar lintas sebidang. Selama ini lintas sebidang Pasar Bunder masih digunakan untuk ngetem,” paparnya.

Dia menyatakan, untuk jalan provinsi yang terkena SSA harus ditetapkan melalui SK Bupati setelah mendapat persetujuan dari gubernur. Pihaknya sudah berkoordinasi dengan Dishub Provinsi Jawa Tengah untuk difasilitasi penandatanganan SK Gubernur.

“Hasil evaluasi ini kita laporkan kepada bupati,” ujarnya.

Muhari menambahkan, Tim LLAJ terdiri dari Dishub, Satlantas Polres Sragen, Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperindag), Badan Kesbangpol dan Satpol PP.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge