0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Hari Batik, Pasar Klewer Gelar Fashion Show

(foto: Heru)

Solo – Hari Batik Nasional yang jatuh pada Senin (2/10), diperingati secara meriah di Kota Bengawan. Berlokasi di sentra penjualan batik Pasar Klewer, peringatan penetapan batik sebagai Warisan Kemanusiaan untuk Budaya Lisan dan Nonbendawi (Masterpieces of the Oral and Intangible Heritage of Humanity) pada 2 Oktober 2009 oleh UNESCO, digelar Fashion Show batik.

“Kami semua ingin menggalakkan hal ini, untuk mengangkat derajat budaya Indonesia, khususnya batik Solo saat ini, agar semakin dikenal dunia,” jelas Kepala Dinas Perdagangan Kota Solo, Subagio.

Subagio mengatakan adanya fashion show batik tersebut merupakan sebuah komitmen dari pemkot untuk membawa batik semakin terkenal. Selain itu pemerintah secara berkala mendorong penggunaan batik, untuk semakin mampu memutar roda perekonomian masyarakat.

Sebanyak 15 peragawan dan peragawati dadakan memamerkan kebolehannya di atas karpet merah yang digelar di muka pasar. Beberapa orang penonton bersorak saat rekan mereka tampil diatas cat walk amatir itu.

Fashion show batik ini memang tidak dibawakan oleh model profesional, melainkan dibawakan langsung oleh para pedangan yang ada di Pasar Klewer.

“Deg-degan mas. Saya persiapannya sampai seminggu. Persiapan batiknya gampang, persiapan mentalnya yang susah,” kata salah seorang peserta, Nana.

Pemilihan pedagang sebagai peraga ini bukan tanpa alasan. Dinas Perdagangan ingin agar semu pedagang selain lihai dalam berjualan, juga harus bisa memperagakan sekaligus menerangkan keunggulan dari batik yang mereka jual.

Beberapa motif batik kenamaan seperti Truntum, Sido Mukti, Kawung dan lainnya tampak menghiasi peragaan busana tersebut.

“Ya seneng, karena dengan begitu pasarnya jadi ramai, kalau bisa sering diadakan kegiatan semacam ini,” tutur Nana.

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge