0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

TNI Nilai Medsos Bisa Jadi Medan Pertempuaran Baru

Plh Komandan Kodim 0726/Sukoharjo, Mayor Inf Nurul Mutahar (dok.timlo.net/putra kurniawan)

Sukoharjo — Anggota TNI maupun sipil di Kodim 0726/ Sukoharjo dituntut untuk menangkal aksi radikalisme dan tidak terlibat dalam kejahatan Narkoba. TNI juga harus bekerjsama dengan aparat lain dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.

“Bangun terus kerja sama dengan aparat terkait lainnya untuk menangkal aksi Radikalisme Tantangan ke depan akan sangat kompleks. Semakin masifnya penggunaan media sosial (Medsos) menjadi medan pertempuran baru harus diwaspadai oleh anggota TNI, khusunya Intelijen,” kata Plh Komandan Kodim 0726/Sukoharjo, Mayor Inf Nurul Mutahar, Senin (2/10).

Media sosial dinilai bisa menjadi medan pertempuran oleh sekelompok orang yang ingin mencapai tujuan tertentu yang berpotensi membahayakan persatuan dan kesatuan bangsa. Pasalnya, dengan penyebaran informasi palsu atau (hoax) dapat memancing reaksi yang berpotensi konflik antar warganet maupun kelompok.

Pesan-pesan ini disampikan Plh Dandim Sukoharjo dalam upacara kenaikan pangkat anggota TNI dan PNS di lingkungan Kodim 0726/ Sukoharjo. Sebanyak 29 Anggota TNI dan 2 PNS menerima kenaikan pangkat satu tingkat di atasnya, dan satu orang anggota masuk Masa Persiapan Pensiun (MPP).

“Jaga selalu citra TNI dalam kehidupan masyarakat dimana saudara bertempat tinggal serta tularkan semangat pengabdian prajurit yang positif. Dan kepada anggota yang naik pangkat saya ucapkan selamat, semoga kenaikan pangkat ini mampu memberikan motivasi dalam meningkatkan kinerja dan pengabdian kepada bangsa dan negara,” tandasnya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge