0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Wanita Ini Beberkan Rasanya Jadi Pacar Hugh Hefner

Holly Madison. (dok: timlo.net/ earnthenecklace.com)

Timlo.net—Salah satu pacar Hugh Hefner Holly Madison mengaku dia ketakutan dan malu saat pertama terlibat dalam sesi bercinta berkelompok di Playboy Mansion. Dia juga begitu trauma saat tinggal di rumah mewah itu hingga dia menjadi gagap. Wanita berusia 37 tahun itu adalah pacar utama Hugh selama enam tahun. Tapi di balik kemewahan dan gemerlap yang diperlihatkan, pendiri Playboy itu disebutnya sebagai pria manipulatif yang kejam. Hugh membuatnya kehilangan kepercayaan diri dan mengkonsumsi obat terlarang.

“Dongeng seksi yang Hugh ingin orang percayai sebenarnya adalah penjara yang terlihat mempesona tapi sakit dan beracun. Dan saya tahu itu karena saya menghabiskan enam tahun sebagai Girlfriend Number One [Pacar Nomor Satu] dari seorang pria yang cukup tua untuk menjadi kakek saya,” kata Holly. Dia berusia 21 tahun saat dia bersama Hugh pada 2001, tulis Mirror.co.uk.

Holly bersedia menjadi pacar Hugh awalnya karena ingin menggunakan posisinya sebagai batu loncatan. Dalam buku biografinya yang rilis 2015, “Down the Rabbit Hole”, dia menjelaskan bagaimana dia bertemu Hugh untuk pertama kali. Dia diundang ke sebuah pesta Playboy saat masih bekerja sebagai pelayan wanita di Hooters di LA, Amerika Serikat (AS).

Dia pindah dari Oregon untuk kuliah dan menjadi seorang aktris. Dia berharap undangan pesta itu bisa membuka jalan untuk audisi di majalah Playboy. Di sana dia berpesta dengan selebritis seperti Cameron Diaz, Jim Carrey dan Leonardo DiCaprio. Saat berjumpa dengan Hugh, pria itu terlihat duduk di pojokan. Holly sempat berpikir jika Hugh pikun. Waktu memperkenalkan diri, Hugh menyambutnya dengan dingin.

Undangan pesta terus datang dan setahun kemudian dia jadi tamu undangan reguler. Holly mulai bermimpi untuk tinggal di rumah mewah itu. Tapi dia tidak paham kenapa para wanita yang tinggal di sana tidak terlihat bahagia.

“Harem pacarnya tidak terlihat antusias duduk di sebelah Hef saat makan malam. Saya tidak bisa mengerti kurangnya antusiasme mereka. Awalnya, saya pikir mereka manja, bosan atau tidak cocok dengan dunia Hef. Hal ini terdengar naif, tapi saya waktu itu tidak menyadari jika mereka diharuskan tidur dengannya,” terang Holly.

Karena izin sewa apartemennya akan berakhir dan karir aktingnya belum dimulai, dia memutuskan menjadi pacar Hugh bisa menjadi solusinya. Kesempatan pertamanya muncul saat Hugh mengundangnya ke sebuah kelab malam dengan enam wanita lainnya. Akan tetapi sekalipun mereka berpesta di tempat VIP, teman-teman pestanya terlihat kosong.

Holly mengaku jika dia ditawari sebuah obat tidur disebut Quaaludes. Tapi dia menolaknya. Dalam perjalanan pulang dengan mobil, salah satu gadis memperingatkan jika mereka semua diharapkan tidur dengan Hugh. Enggan untuk mengisahkan kembali, Holly berkata jika dia mabuk saat itu dan bangun keesokan paginya merasa ketakutan dan malu.

Tapi dia merasa putus asa mencari tempat tinggal dan walaupun apa yang terjadi, dia meminta Hugh izin untuk pindah ke rumah mewah itu. Segera setelah itu, Holly melihat jika tinggal di Playboy Mansion sangat berbeda dari apa yang dia bayangkan.

Tangga utama rumah dipenuhi noda air kencing dari sembilan anjingnya. Ada aturan ketat di sana di mana para gadis harus muncul di kelab malam pada Rabu dan Jumat. Lalu mereka harus ikut makan malam besar dan nonton film pada Sabtu. Pada Minggu ada sebuah pesta di kolam renang. Saat tidak ada acara, mereka harus sudah pulang ke rumah pukul 21:00.

Bagian terburuknya, menurut bintang reality show itu, Hugh akan mengadu gadis yang satu dengan yang lain. Dia ingin memperoleh kesan jika dia diperebutkan oleh para gadis itu. Dia juga suka memarahi mereka. Misalnya Holly diminta tidak memakai lipstik merah karena membuatnya terlihat tua, keras dan murah.

Situasi menjadi begitu buruk hingga dia menjadi gagap. Tapi hal itu hanya membuat Hugh semakin menyukainya. Kurang dari 12 bulan, perannya naik menjadi pacar utama Hugh. Lantas apa bedanya? Bedanya adalah dia pindah ke kamar pria tua itu dan berkata, “Aku mencintaimu”.

Sementara itu kehidupan para gadis di sana di luar kendali. Holly mengaku obat terlarang kerap digunakan. Bahkan seorang gadis menawarinya uang ekstra dengan menjadi seorang escort. Akan tetapi selama enam tahun itu, dia menyakinkan dirinya jika dia jatuh cinta dan siap menikah. Saat itu Hugh berusia 70 tahun dan sudah tidak subur. Setelah serangkaian pertengkaran, dia memutuskan untuk melarikan diri.

Editor : Ranu Ario

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge