0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Rekayasa Reproduksi Merupakan Perusakan Terhadap Generasi Manusia

Prof Absori (timlo.net/eko prasetyo)

Sukoharjo – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) melahirkan gelar doktor di bidang Ilmu Hukum ke sembilan. Gelar ini bakal disematkan pada mahasiswa Program Doktor (S-3) Ilmu Hukum Sekolah Pascasarjana UMS Rizka, Sabtu (30/9).

“Dalam ujian terbuka doktor Rizka mempertahankan disertasinya yang berjudul Hukum Rekayasa Reproduksi Indonesia Berbasis Transendental,” ungkap Ketua Program Studi Doktor Ilmu Hukum Sekolah Pascasarjana UMS,” Prof Dr Absori SH MHum kepada Timlo.net, di ruang kerjanya, Kampus UMS, Pabelan-Kartasura, Sukoharjo, Jumat (29/9).

Berdasarkan abstraksi disertasi Rizka, menurut Absori, penemuan di bidang Rekayasa Reproduksi suatu temuan besar. Antara lain penemuan cloning embrio, inseminasi, sewa rahim dan bank sperma. Penemuan ini juga merupakan perusakan terhadap generasi manusia. Karena dalam penemuan Rekayasa Reproduksi terdapat antinomy nilai, yaitu adanya dua pertentangan nilai.

“Di satu sisi, bisa menolong manusia, dan disisi lain, merupakan penyebab dipermainkanya penciptaan manusia,” ungkapnya.

Menurut Absori, disertasi Rizka ini berupaya untuk menawarkan sebuah perspektif baru dalam ilmu hukum. Yaitu paradigm transcendental dalam hukum dalam hal Rekayaasa Reproduksi. Paradigma ini diharapkan dapat menjadi sebuah akternatif dalam proses pembangunan ilmu hukum yang saat ini sangat didoninasi oleh paradigm rasional.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge