0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

20 SDN di Sukoharjo akan Diregrouping, Ini Alasannya

(Ilustrasi) Siswa SD sedang mengikuti upacara (dok.timlo.net/gg)

Sukoharjo —  Tahun 2018, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sukoharjo berencana meregrouping 20 Sekolah Dasar  Negeri (SDN) menjadi 10 sebagai bentuk efisiensi pengelolaan dan mengatasi kekurangan guru. Sejauh ini sudah ada satu pasang SD di Ngasinan, Kecamatan Bulu untuk diregrouping karena jumlah muridnya sangat sedikit.

“Tahun 2018 kita targetkan 20 SD diregrouping sebagai upaya untuk efisiensi pengelolaan dan mengatasi kekurangan guru. Sementara ini yang paling banyak di Kecamatan Bulu dan Weru, namun sangat sulit karena letaknya yang cukup jauh meskipun jumlah muridnya sangat sedikit,” kata Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sukoharjo, Darno, Jumat (29/9).

Regrouping bisa dilakukan jika masing-masing sekolah yang akan diregruping memiliki murid kurang dari 100 siswa dan jaraknya berdekatan. Namun jika jaraknya terpencil, mengingat aksesibilitas meskipun muridnya sedikit bisa berdiri sendiri karena memang memiliki hak dan memudahkan akses bagi peserta didik.

Kondisi SDN yang kekurangan murid ini diakui berjalan secara alamiah karena beberapa faktor, seperti peningkatan populiasi yang tidak seprti jaman dahulu. Ditambah lagi munculnya sejumlah sekolah swasta yang memiliki kualitas program dan fasilitas yang cukup baik, sehingga orang tua murid lebihmemilih menyekolahkan anaknya di swasta.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge