0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Otoritas Jasa Keuangan Dorong BPR Gunakan Digital Marketing

Kepala OJK Solo, Laksono Dwionggo didampingi pengurus Solocon Valley (foto: Setyo)

Solo – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Solo mendorong para pelaku Bank Perkreditan Rakyat (BPR) di Soloraya untuk dapat menggunakan informasi teknologi untuk memaksimalkan pelayanan. Hal itu perlu dilakukan menyusul banyaknya financial teknologi (fintek) yang bermunculan seiring dengan perkembangan jaman.

“Intinya kita siap memfasilitasi para BPR di Soloraya ini agar bisa eksis dan pangsa pasarnya tidak tergerus. Bahkan kaitannya dengan adanya fintek tersebut, saat ini kita juga sudah menggandeng teman-teman dari Solocon valley untuk membantu menyiapkan aplikasinya,” ujar Kepala OJK Solo, Laksono Dwi Onggo kepada wartawan, Selasa (26/9).

Dengan layanan teknologi digital itu, Laksono menyampaikan masyarakat atau calon nasabah bisa semakin mudah dalam mencari informasi pembiayaan. Sedangkan dari sisi BPR sendiri, mereka bisa lebih efisien dan dapat melakukan upaya jemput bola tanpa perlu menggunakan biaya operasional yang tinggi.

“Memang kita akui nasabah yang dibidik oleh BPR saat ini belum semuanya melek teknologi, mengingat usianya yang rata-rata sudah tua. Namun demikian, mulai saat ini sudah kita persiapkan dan akan kita giring untuk ke sana. Karena kalau tidak demikian takutnya BPR akan jauh tertinggal dengan yang lain,” jelasnya.

Sementara itu, Chief Financial Officer PT Media Pagan Kreatif Indonesia dan sekaligus perwakilan dari Solocon Valley, Edwin Jayandaru menyampaikan, untuk membantu meningkatkan daya saing BPR di Soloraya pihaknya sudah menyiapkan aplikasi Go BPR yang dapat diunduh melalui smartphone. Dengan layanan digital tersebut nasabah bisa dengan mudah mencari informasi mengenai kondisi BPR.

“Dengan aplikasi yang kita kembangkan dalam tahap pertama ini, masyarakat atau nasabah bisa mencari BPR terdekat di sekitarnya. Termasuk kondisi BPR, seperti sejarah, visi misi, pemegang saham dan lainnya,” tutur dia.

Oleh karena itu, dirinya optimis dengan layanan digital marketing yang disipakan itu dapat membantu meningkatkan pelayanan BPR kepada nasabah. Hingga saat ini, lanjut Edwin BPR yang sudah bekerjasama untuk menggunakan aplikasinya itu ada sekitar 73 dan tersebar di berbagai daerah di Soloraya.

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge