0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

2030, Jumlah Lansia Indonesia Capai 40 Juta

(foto: Tyo Eka)

Solo – Menteri Kesehatan, Nila F Moeloek membuka Rapat Koordinasi (Rakor) Forum Ikatan Alumni Kedokteran Seluruh Indonesia (FIAKSI) tahun 2017, di Aula Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo, Sabtu (23/9).

“Pembangunan kesehatan dalam rangka membangun Indonesia yang kuat diakui masih jauh dari harapan. Untuk bisa mewujudkan itu, diperlukan upaya dan langkah ke depan yang berkesinambungan dan keterlibatan lintas bidang,” ungkap Nila di depan peserta Rakor.

Menkes menyatakan, Indonesia yang kuat dimulai dari keluarga yang kuat dan sehat. Namun piramida populasi tahun 2030 – 2035, jumlah usia muda Indonesia akan berkurang, gantinya jumlah lansia mencapai angka 20 juta hingga 40 juta jiwa. Padahal pada periode itu sangat dibutuhkan generasi muda produktif.

Kondisi saat ini saja, kata Nila, sudah sangat memprihatinkan. Apalagi lansia Indonesia sangat lemah. Sebagai contoh, jumlah jamaah haji di tahun ini.

“Saya sungguh prihatin tahun ini yang meninggal terlaporkan sudah lebih dari 500 orang. Kebanyakan jamaah haji di atas usia 60 tahun. Artinya, manula kita cukup ringkih. Lalu apakah kita bisa mencapai bonus demografi?” ungkapnya

Ditambah lagi, lanjut Menkes mengkawatirkan, kondisi generasi muda yang terpapar Narkoba, HIV AIDS, kurang gizi dan lainnya, justru menjadi beban pada periode yang seharusnya bonus demografi.

“Untuk itu, peran perguruan tinggi saat ini sangat berat dalam mencetak generasi muda yang pandai dan cerdas,” tandasnya.

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge