0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

PKL Menjamur, Satpol PP Siagakan Linmas

Kepala Satpol PP Solo, Sutardjo (foto: Heru)

´╗┐Solo – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) akan melakukan pengawasan terhadap kawasan yang kerap dijadikan lokasi mangkal para pedagang liar. Utamanya kawasan-kawasan yang harus steril dari pedagang baik PKL maupun pedagang keliling.

“Kalau selama ini kan memang anggota kami Linmas hanya kita tempatkan di perempatan jalan yang rawan disalahgunakan oleh pengemis dan pengamen, sekarang akan kita pindah ke kawasan bebas PKL,” ungkap Kepala Satpol PP Solo, Sutardjo, Sabtu (23/9).

Beberapa ruas jalan yang akan dijaga oleh petugas, diantaranya adalah kawasan Jl. Dr.Radjiman, Jl. Ashari, Jl. Pakoeboewono, dan seputaran alun-alun. Selama ini, kata Sutardjo, keberadaan PKL ini sering kucing-kucingan dengan petugas penegak Perda.

“Banyak pedagang yang nekat berjualan disana, misalnya pedagang yang bersebeda, yang menggunakan mobil, dan oprokan,” kata dia.

Ditambahkan, dirinya juga akan menempatkan petugas Limnas di Pasar Cinderamata dan Taman Parkir yang berada di lokasi alun-alun. Hal ini untuk menghindari pedagang bermobil yang kerap beroperasi disana.

“Pedagang bermobil (sasaran) utamanya. Karena kalau hanya dioperasi, tidak efektif, karenanya kita tempatkan petugas jaga,” kata dia.

Selama ini, keberadaan PKL memang kerap menjadi sorotan publik. Satpol PP sendiri menargetkan bahwa kota Solo akan bebas PKL dengan bangunan permanen pada akhir 2018.

“Ada kawasan yang sama sekali tidak boleh digunakan oleh PKL. Namun ada juga boleh digunakan, namun tidak boleh dengan bangunan permanen. Target kita tahun 2018,” kata dia.

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge