0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Welcome to The Jungle Iringi Pembagian Seribu Takir Tengkleng

(foto: Rosyid)

Solo – Ratusan warga mengantre di depan tiga meja bundar. Di atas meja-meja tertata rapat takir-takir berisi nasi tengkleng. Sementara panitia di setiap meja bersiap-siap membagikan makanan khas Solo itu. Setidaknya ada seribu takir tengkleng yang siap dibagikan dalam acara Festival Tengkleng yang digelar di halaman Benteng Vastenburg, Sabtu (23/9).

“Kita sengaja memilih tengkleng karena memang hanya ada di Solo. Daerah lain nggak punya,” kata penyelenggara even, Daryono saat berbincang dengan timlo.net di sela acara.

Sebelum pembagian dimulai, festival dibuka pembawa acara mencairkan suasana dengan berbincang dengan hadirin. Agaknya si pembawa acara, Dimas, berhasil menyejukkan panasnya siang itu dengan banyolan-banyolannya.

Tak butuh waktu lama, lokasi festival tengkleng langsung dikerubuti warga yang tadinya tersebar berbagai sudut Halaman Benteng Vastenburg.

Saat kerumunan warga dirasa cukup banyak, acara utama pun dimulai. Warga diminta mengantre di depan meja sambil menyiapkan kupon yang sudah dibagikan sebelumnya. Satu kupon ditukar dengan satu takir makanan olahan tulang kambing itu.

Meski agak berdesakan, warga tetap tertib menunggu giliran. Hanya karena lagu Welcome to The Jungle yang dilantunkan band Guns and Roses saja yang membuat suasana terkesan sedikit tergesa. Tanpa diiringi lagu rancak itu rasanya semua berjalan biasa saja.

“Tidak perlu berebut. Kita sudah siapkan seribu takir, Semua pasti kebagian,” kata Kepala Dinas Perdagangan, Subagyo.

Even Festival Tengkleng sendiri digelar untuk meramaikan acara utama, Festival Ragam Pasar Tradisional yang digelar di tempat yang sama oleh Dinas Perdagangan. Pembagian seribu porsi tengkleng diharapkan dapat mendongkrak jumlah kunjungan di ajang promosi pasar tradisional pertama di Solo itu.

foto: Rosyid

foto: Rosyid

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge