0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Gerakan Penguatan Pendidikan Karakter Jadi Poros Pendidikan

(foto: Tyo Eka)

Solo – Gerakan Penguatan Pendidikan Karakter (PPK) adalah merupakan poros pendidikan yang mana bertujuan membangun dan membekali peserta didik sebagai generasi emas Indonesia tahun 2045 dengan jiwa Pancasila dan pendidikan karakter yang baik guna menghadapi dinamika perubahan di masa depan.

“Keberhasilan Penguatan Pendidikan Karakter yang merupakan gerakan pendidikan di bawah tanggung jawab satuan pendidikan, perlu dukungan dari berbagai pihak termasuk didalamnya adalah keluarga,” ungkap Kepala Seksi Penilaian Kurikulum Direktorat PSD Kemendikbud, Dr Susanti Sufyadi, M.A di Hotel Sahid Jaya Solo, Sabtu (23/9).

Terwujudnya penguatan pendidikan karakter, menurut Susanti, sebagai fondasi utama dari pembangunan karakter bangsa dan merupakan transformasi dari penanaman nilai-nilai Pancasila secara berkelanjutan. Utamanya melalui aspek keteladanan Kepala Sekolah, Guru, Orang tua dan seluruh figure penyelenggara pendidikan serta tokoh-tokoh masyarakat.

“Sehingga dibutuhkan keteladanan dalam penerapan pendidikan karakter pada masing-masing lingkungan pendidikan dan berlangsung melalui pembiasaan dan sepanjang waktu dalam kehidupan sehari-hari,” jelas Susanti.

Lebih lanjut Ia mengemukakan, berdasarkan Peraturan Presiden (Perpres) nomor 87 tahun 2017 tentang PPK yakni gerakan pendidikan di bawah tanggung jawab satuan pendidikan untuk memperkuat karakter peserta didik melalui harmonisasi olah hati, olah rasa, olah pikir, dan olah raga dengan pelibatan dan kerjasama antara satuan pendidikan, keluarga dan masyarakat sebagai bagian dari Gerakan Nasional Revolusi Mental (GNRM).

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge