0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Pengedar PCC Ditangkap, Barang Bukti 950 Butir Disita

(merdeka.com)

Timlo.net – Dua pengedar paracetamol cafein carisoprodol (PCC) ditangkap di tempat tinggalnya, di kawasan Jakarta Pusat. Keduanya diketahui mendapat jatah masing-masing Rp 3 juta untuk sekali antar.

Kasat Narkoba Polres Kota Bandara Kompol Martua Raja Laut Silitonga, menjelaskan, polisi mendapat laporan dari Terminal 2 Bandara Soekarno Hatta, akan adanya transaksi obat-obatan ilegal di kawasan tempat Hiburan di Jakarta.

“Berdasarkan hasil undercover kami, kami amankan dua pelaku di rumah yang bersangkutan, awalnya kami dapat informasi dari terminal 2. Jadi ini merupakan pengembangan kasus sebelumnya,” kata Martua, Jumat (22/9).

Dari tangan pelaku Polisi berhasil menyita 950 butir hasil retabletasi (proses pengoplosan obat ulang) yang disimpan ke dalam 19 bungkus yang setiap bungkusnya berisi 50 butir PCC.

“Ini jenis sediaan farmasi, yang berdasarkan undang-undang kesehatan merupakan jenis obatan berbahaya,” terang dia.

Diterangkan martua dua pengedar obat jenis PCC tersebut diedarkan pelaku sejak 5 bulan terakhhir.

“Jadi mereka dapat dari kawasan Cimanggis Depok dan kawasan sekitar Central Park,” ucapnya.

Obat-obatan tersebut, oleh tersangka HRD dan NZR diedarkan di sejumlah tempat hiburan malam di Jakarta.

“Keduanya dijatah masing-masing Rp3 juta untuk satu kali transaksi, ini transaksi ke tiga mereka. Tapi baru dua kali mendapat upah,” cetusnya.

Atas kejadian tersebut, Polisi menyita 950 PCC yang disimpan dalam 19 bungkus, yang setiap bungkusnya berisi 50 butir PCC.

Polisi menjerat kedua pelaku dengan undang-undang kesehatan pasal 197 subsider 196 Undang-Undang RI Nomor 36 tahun 2009 tentang kesehatan.

“Pelaku diancam hukuman penjara maksimal 15 tahun dan denda maksimal Rp 1 miliar,” ucap dia.

[rhm]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge