0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Dongkrak Revenue, Brothers Inn Bidik Kelas Table Manner

Suasana kelas table manner Brothers Inn (foto: Setyo Pujis)

Solo Baru — Belasan peserta didik dari Rajawali Aviation Training and Education mengikuti kelas table manner yang dihelat oleh hotel Brothers Inn, Jumat (22/9). Dalam kegiatan itu, para peserta mendapatkan materi dari para praktisi hotel yang berpengalaman.

“Di kelas ini para peserta kita ajarkan berbagai pengetahuan mengenai tata cara dan etika makan yang benar saat berada dalam sebuah jamuan,” ujar Operational Manager Brothers Inn Solo Baru, Lenggar Susilo kepada Timlo.net.

Dalam table manner itu, Lenggar juga menyebut ada dua materi utama yang diajarkan kepada peserta. Yaitu table manner America style dan Continental style. Kedua materi tersebut diajarkan karena selama ini yang cukup banyak digunakan dalam setiap sajian makan.

Berbeda dengan cara makan yang sering dilakukan masyarakat pada umumnya, dalam kelas table manner itu, menurutnya banyak hal yang harus diperhatikan peserta secara cermat. Mulai dari persiapan makan, cara menggunakan perlengkapan makan, mencicipi makanan pembuka, utama dan penutup.

“Dalam table manner semua diatur. Tidak hanya dari soal posisi duduk, tapi juga etika ngobrol dan lainnya,” jelas dia.

Brothers Inn sendiri, lanjut Lenggar belakangan ini cukup fokus dalam menggarap pasar table manner yang berasal dari sekolah ataupun akademi. Pasalnya, di tengah ketatnya persaingan hotel yang ada sekarang ini diakuinya diperlukan sebuah trobosan program yang inovatif. Karena apabila hanya mengandalkan revenue dari goverment, dianggapnya kurang cukup untuk menopang operational hotel.

Sementara itu, salah satu peserta table manner, Evana Melyana Nugroho dalam kesempatan yang sama menyampaikan mengaku menikmati materi yang diajarkan oleh pihak hotel. Hanya saja karena baru mengikuti kelas table manner kali pertama, diakuinya masih banyak yang kurang paham.

“Sebenarnya senang. Hanya saja setelah tahu caranya ternyata cukup ribet, karena banyak aturan dan istilah asing yang kurang begitu paham,” tandasnya.

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge