0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Wasekjen Menduga Dukungan Golkar untuk Ridwan Kamil Palsu

Ridwan Kamil (merdeka.com)

Timlo.net – Dukungan Golkar kepada Walikota Bandung, Ridwan Kamil sebagai calon Gubernur Jawa Barat 2018 menjadi manuver cukup mengejutkan. Keputusan itu disampaikan melalui surat pengesahan pasangan calon Kepala Daerah Provinsi Jawa Barat yang ditandatangani Ketua Umum Setya Novanto dan Sekjen Idrus Marham. Wasekjen Partai Golkar Ratu Dian Hatifah mengatakan kemungkinan surat tersebut palsu.

“Bisa jadi hoax karena stempel basah pun tidak ada,” kata Ratu Dian Hatifah saat dihubungi, Jumat (22/9).

Selain tak ada stempel, indikasi surat tersebut palsu karena tidak adanya tanggal dan nomor surat. Oleh karena itu, dia menyimpulkan surat tersebut bukan keputusan final.

“Surat tersebut belum final, karena tidak bertanggal dan bernomor. dalam administrasi perlu proses panjang untuk diterbitkan,” tegasnya.

Ratu menegaskan, Golkar akan tetap mendukung kadernya sendiri yang juga Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi sebagai calon gubernur Jawa Barat.

“Secara politis Golkar tetap mendukung kader terbaik yang dimiliki oleh partai,” jelas dia.

Sebelumnya, dalam surat berkop DPP Golkar yang ditandatangani Ketua Umum Setya Novanto dan Sekjen Idrus Marham, tertulis: Dewan Pimpinan Pusat Partai Golkar menetapkan dan mengesahkan Sdr H. Mochamad Ridwan Kamil S.T., M.U.D sebagai calon kepala daerah berpasangan dengan Sdr. H. Daniel Mutaqien Syafiuddin S.T, sebagai calon wakil kepala daerah Provinsi Jawa Barat yang diusung Partai Golkar dalam Pilkada Serentak putaran ke-3 tahun 2018.

Dalam surat itu DPP Golkar juga menginstruksikan kepada ketua DPD Golkar Jawa Barat untuk menindaklanjuti keputusan itu sesuai dengan ketentuan organisasi dan aturan perundang-undangan yang berlaku. Kemudian mendaftarkan pasangan calon yang sudah ditetapkan ke Komisi Pemilihan Umum setempat sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan.

“Keputusan ini bersifat final dan mengikat bagi seluruh jajaran pengurus/fungsionaris/kader dan anggota Partai Golkar. Segala tindakan yang bertentangan dengan hasil keputusan ini, akan dikenakan sanksi dengan ketentuan organisasi yang berlaku,” demikian bunyi petikan keputusan surat tersebut seperti yang beredar di kalangan wartawan.

Daniel Mutaqien merupakan anggota DPR dari Partai Golkar yang berasal dari daerah pemilihan Jabar VIII. Dia juga merupakan putra mantan bupati Indramayu Irianto MS Syafiuddin atau Yance yang merupakan mantan ketua DPD Partai Golkar Jawa Barat.

[noe]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge