0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Ini Deretan Wajib Pajak Besar yang Belum Bayar PBB

Ilustrasi pajak bumi dan bangunan (dok.timlo.net/gg)

Klaten — Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) Klaten tengah gencar jemput bola wajib pajak bernilai besar. Hal itu menyusul jatuh tempo Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) yang berakhir pada 30 September mendatang.

“Tiap hari kami melakukan penagihan wajib pajak besar. Karena Pemkab menargetkan PBB terhutang dari wajib pajak besar bisa terbayarkan Rp 700 juta,” kata Kepala Seksi (Kasi) Penagihan BPKD Klaten, Harjanto Hery Wibowo, Selasa (19/9).

Dikatakan, total PBB terhutang wajib pajak besar masih sebesar Rp 1,25 Miliar. Adapun wajib pajak dianggap besar jika nilai pajaknya lebih dari Rp 2 Juta. Sehingga tunggakan PBB dari wajib pajak besar kurang dari Rp 500 Juta.

Ditanya nama- nama wajib pajak besar tersebut, pihaknya mencatat, PTPN IX dengan total Rp 200 Juta untuk PBB PG Gondang Baru dan bekas PG Ceper, gudang Alfamart Rp 75 Juta, bekas pabrik karung goni Delanggu sekitar Rp 70 Juta, PLN Rp 70 Juta untuk gardu induk Troketon Pedan dan Gumulan Klaten Tengah.

“Kami berharap, wajib pajak yang besar-besar ini membayar PBB maksimal 30 September. Karena jika terlambat kena denda 2 persen,” tandas Harjanto.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge