0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Polisi Kesulitan Bongkar Kasus Penipuan Jual Beli Sapi

Ilustrasi sapi (dok,timlo.net/nanin)

Solo — Polresta Solo terus mendalami kasus penipuan jual beli sapi yang dilakukan Wahyu Dwi Saputro (25) saat Idul Adha beberapa waktu lalu. Sejumlah bukti baru berhasil didapatkan setelah anggota penyidik Satreskrim Polresta Solo mendatangi para korban yang merupakan peternak di Kawasan Wonogiri.

“Ada puluhan peternak yang kami mintai keterangan. Hasilnya beragam, mulai dari ada yang pembayaran kurang, masih dikasih uang panjer (DP) dan masih banyak lainnya,” terang Kasatreskrim Polresta Solo, Kompol Agus Puryadi, Selasa (19/9) siang.

Meski begitu, kata Kasat, pihaknya kesulitan lantaran tidak adanya sistem pembukuan yang terperinci yang dilakukan oleh pelaku. Selama ini, pelaku hanya mengingat uang yang diserahkan para korban, dan disalurkan lagi kepada para peternak sapi.

“Tersangka ini tidak pernah mencatat pembukuannya. Intinya, korban (investor) menyetorkan uang, diingat tersangka, lalu diserahkan kepada sejumlah peternak. Ada yang cuma di-DP, ada juga yang dibayar setengah lalu sapinya diambil tersangka untuk disalurkan,” terang Kasat.

Meski begitu, lanjutnya, pihaknya terus melakukan pendalaman untuk mengetahui korban lain.

Selama ini tersangka telah menjalankan praktek penipuan selama empat tahun. Tetapi, mulai dari tahun ketiga atau sekitar 2016 lalu mulai terjadi kejanggalan. Hal tersebut, mengakibatkan korban melapor hingga terbongkarnya praktek penipuan yang dilakukan oleh tersangka Wahyu Dwi Saputro (25) warga Kampung Turi, Kelurahan Cemani, Kecamatan Grogol, Kabupaten Sukoharjo pada awal bulan kemarin.

Seperti diketahui, Satreskrim  Polresta Solo membekuk Wahyu Dwi Saputro (25) setelah adanya laporan dari sejumlah korban yang merasa dirugikan hingga ratusan juta. Diduga, tersangka meraup keuntungan hingga miliaran rupiah lantaran menggelapkan uang dari sejumlah investor pembeli sapi dengan tidak terealisasinya hewan kurban yang dipesan para investor tersebut.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge