0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Begini Modus Pengetap BBM yang Bikin Resah Warga

SPBU (merdeka.com)

Timlo.net — Warga Teluk Bayur, Berau, Kalimantan Timur, dibikin resah dengan ulah antrean motor penjual bahan bakar minyak (BBM) eceran. Seringkali, warga tidak kebagian BBM di SPBU, lantaran disikat habis para pengetap alias penimbun BBM ini.

Polisi berhasil mengamankan 11 motor pengetap BBM, Rabu (13/9) kemarin. Kesemuanya adalah motor dengan tangki modifikasi, yang mampu memuat BBM dalam jumlah besar.

“Mereka ini memang bertangki motor modifikasi. Bolak balik pergi ke SPBU, mengisi BBM di tangki, untuk kemudian dijual lagi,” ujar ,” kata Kapolsek Teluk Bayur AKP Suradi (14/9)..

Tidak hanya itu saja, dari keterangan para pengetap, mereka memiliki jeriken sebagai penampung BBM yang dibeli di SPBU. Ada puluhan barang bukti jeriken, yang juga berhasil diamankan polisi.

“Ada 52 jeriken yang juga kita amankan, di suatu tempat. Kapasitas jeriken masing-masing 20 liter. Jadi, setelah mereka antre BBM di SPBU, mereka datang ke tempat penumpukan jeriken itu, isi dari tangki dipindahkan ke jeriken,” sebut Suradi.

“Dari jeriken, kemudian dijual literan dalam botol. Itu bolak balik pergi ke SPBU, berulang-ulang. Jadi, warga biasa beli di SPBU, tidak kebagian,” ungkap Suradi.

11 Motor dan 52 jeriken kosong itu, jadi barang bukti yang kini diamankan di Mapolsek Teluk Bayur. Menurut Suradi, kesebelas motor, telah dikenai sanksi tilang dari Satlantas Polres Berau.

“Sudah, hari ini disanksi tilang dan 11 motornya sementara dititipkan di Polsek Teluk Bayur. Kami akan terus monitoring soal ini, supaya masyarakat tidak diresahkan lagi dengan ulang pengetap ini,” demikian Suradi.

[rnd]

Sumber : merdeka.com

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge