0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

PNS Dilarang Ikut Menikmati Subsidi LPG

Tabung LPG 3 Kg kosong menumpuk di tepi jalan Tawangmangu-Magetan (dok.timlo.net/raymond)

Karanganyar — Pemkab Karanganyar menerbitkan aturan pelarangan aparatur sipil negara (ASN) atau PNS menggunakan LPG ukuran 3 Kg untuk meminimalisasi faktor kelangkaan barang subsidi itu. Aturan itu tertuang di Surat Edaran (SE) Bupati nomor 541/55.12.1.4 tanggal 12 September 2017 tentang penggunaan LPG 3 Kg.

“Iya benar ada surat edaran (SE Bupati) tu. Sudah dilayangkan ke kepala OPD, kecamatan dan desa,” kata Kepala Bagian Perekonomian Setda Pemkab Karanganyar, Budi Supriyono kepada wartawan, Rabu (13/9). 

Ia tak menampik peredaran LPG 3 Kg sering seret, terutama usai Lebaran kemarin. Distribusi terbuka barang bersubsidi itu membuka kesempatan siapapun boleh membelinya, termasuk masyarakat berpenghasilan lumayan. Dalam hal ini, Pemkab menginstruksikan agar PNS tidak ikut-ikutan menyerobot jatah warga miskin menikmati subsidi energi. 

“Surat edarannya bersifat imbauan ke ASN. Diharapkan bisa berlaku menyeluruh setelah diedarkan sampai ke desa, RT dan RW,” katanya.

Berdasarkan pengamatannya, belum dilaporkan kelangkaan LPG di Karanganyar. Meski begitu, ia menyarankan pangkalan dan agen melalui Hiswana Migas tak segan memberi rekomendasi ke Pemkab supaya meminta tambahan alokasi ke Pertamina apabila kondisinya kritis.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge