0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

DKK Kantongi Identitas Penolak Imunisasi

Ilustrasi imunisasi bayi (merdeka.com)

Karanganyar — Sebanyak 23.346 anak usia 9 bulan-15 tahun di Karanganyar belum diimunisasi campak dalam program vaksinasi serentak mulai 1 Agustus-12 September 2017. Jumlah itu meliputi anak-anak yang belum mendapat giliran divaksin dan anak-anak yang tidak diijinkan diimunisasi oleh orangtuanya.

“Per tanggal 12 September, imunisasi MR di Karanganyar mencapai 88,6 persen atau 181.302 anak dari total sasaran 204.648 anak. Imunisasi ini dimulai awal Agustus sampai akhir September,” kata Kabid Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Karanganyar, Ritasari Dewi kepada wartawan di kantornya, Rabu (13/9).

Sejauh ini, DKK bersama pemerintah kecamatan, pemerintah desa dan Kementrian Agama kabupaten berusaha meyakinkan para orangtua agar mengimunisasi anak-anaknya, mengingat penyakit mengintai puluhan ribu anak-anak tanpa kekebalan tubuh.

Rita menceritakan, 0,9 persen sasaran imunisasi MR di Karanganyar menolak imunisasi melalui surat pernyataan maupun sengaja mengemplang agenda vaksinasi di sekolah dan posyandu. DKK memiliki data nama dan alamat mereka. Masalah keyakinan melatarbelakangi sikap tersebut.

Namun, ada pula orangtua berinisiatif mengimunisasi karena tempat belajar anaknya menolak program itu.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge