0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Ratusan Atlet Bakal Bertarung pada Exibition Paralayang 2017

Sejumlah atlet paralayang mengikuti sesi latihan resmi di Puncak Bukit Joglo (timlo.net/tarmuji)

Wonogiri — Geografis alam yang mendukung, menjadi satu alasan dipilihnya Wonogiri menjadi tuan rumah kejuaraan nasional paralayang 13-17 September. Kejuaraan tersebut bertempat di launching ramp (peluncuran) gantole/paralayang puncak Bukit Joglo, Desa Sendang, Kecamatan Wonogiri.

“Perkiraan kami, ada sekitar 200 atlet yang ikut serta saat kejuaraan berlangsung nanti. Tapi sampai hari ini baru 70-90 peserta yang sudah mengkonfirmasi, ” kata Ketua BUMD Sendang Pinilih, Desa Sendang, Wonogiri, Sukamto, Rabu (13/9).

Menurut dia, peserta kejuaraan yang digelar oleh Federasi Aerosport Indonesia (FASI) itu tidak hanya datang dari dalam negeri. Beberapa di antara mereka berasal dari luar negeri, seperti Singapura, Korea, India, Australia dan Malaysia.

“Sebagian besar atlet yang berlaga itu sudah mencapai level nasional dan internasional dengan jam terbang tinggi. Mereka sudah mencapai level dua dan tiga. Jam terbangnya tinggi,” katanya.

Pihaknya bangga Wonogiri terpilih menjadi tuan rumah kejuaraan tersebut. Pasalnya, banyak daerah yang juga ingin menjadi tuan rumah. Selain itu, kejuaraan paralayang berskala nasional dan internasional diharapkan mampu memunculkan atlet-atlet lokal yang mumpuni.

Untuk saat ini, Wonogiri hanya mempunyai delapan atlet paralayang. Meski begitu, BUMD Sendang Pinilih hanya sebagai penyedia lokasi saja. Sedangkan kepanitiaan  adalah murni ada dipihak FASI Jateng .

Saat disinggung terkait persiapan exibition paralayang tersebut, Sukamto mengapresiasi bantuan dari Pemkab Wonogiri maupun Pemprop Jateng.

“Saya ucapkan terimakasih kepada Pemkab dan Pemprop yang telah membantu perbaikan akses jalan dan juga pemasangan lampu penerangan jalan,” tandasnya.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge