0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Tujuh Kerbau Bule Iringi Kirab Haul Singgoprono

Ribuan peziarah mengikuti haul Ki Ageng Singoprono di Gunung Tugel, Sambi, Boyolal (dok.timlo.net/nanin)

Boyolali — Tujuh kerbau bule keturunan Kyai Slamet dan empat kuda Keraton Kasunan Surakarta ikut memeriahkan kirab budaya dalam rangka haul KI Ageng Singoprono, Gunung Tugel, Desa Nglembu, Sambi, Minggu (10/9). Ki Ageng Singoprono tokoh penyebar agama islam di wilayah Simo.

Kirab budaya dimulai dari Lapangan Desa Nglembu diawali dengan empat kuda dari Keraton Surakarta, di belakangnya beriring sentana yang membawa senjata pusaka tombak Kyai Slamet milik Ki Ageng Singoprono, serta sejumlah pusaka keraton, dan kerbau Kyai Slamet dan rombongan pengangkut tumpeng empat kiblat.

Ribuan masyarakat ikut mengiringi di belakang kirab yang berjalan menuju ke atas bukit Gunung Tugel, dimana merupakan petilasan Ki Ageng Singoprono. Setelah itu diadakan doa bersama.

“Haul ini kita selenggarakan yang kedua kalinya, animo masyarakat kali ini sangat besar,” kata KRT Surojo Adi Nagoro, salah satu panitia.

Dijelaskan, selain untuk melestarikan tradisi, haul sekaligus memperingati perjuangan Ki Ageng Singoprono dalam menyebarkan agama Islam. Dimana, Ki Ageng Singoprono dulunya menjabat sebagai menjabat Demang Singowalen yang berpusat di daerah Kecamatan Simo.

“Ki Ageng Singoprono merupakan keturunan Prabu Brawijaya V, dia tokoh yang sangat dikenal,” lanjutnya.

Sementara bagi peziarah sendiri, berharap berkah dari Alloh SWT dengan mengikuti haul. Selain untuk mempertebal keimanan, khusus untuk generasi muda bisa melanjutkan perjuangan Ki Ageng Singoprono.

“Harus dilestarikan, bisa mengajarkan generasi muda akan kejayaan dari leluhur,” tandasnya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge