0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Pengusaha Muslim Prihatin Nasib Petani Gula

Direktur Kaderisasi IIBF, Ahmad Nursodik || foto: istimewa ()

Karanganyar – Sejumlah pengusaha muslim yang tergabung di Indonesia Islamic Business Forum (IIBF) bersedia membeli gula petani tebu yang saat ini sulit terjual. Hal itu lebih baik daripada hanya melihat problemnya kian parah.

“Penjualan gula petani bersistem lelang seakan dipermainkan tengkulak. Itu mengakibatkan penjualannya seret. Hanya bertumpuk di gudang. Lagi-lagi, kebijakan pemerintah terkait gula, seakan setengah-setengah. Sebagai anak bangsa, kita tidak boleh tinggal diam. IIBF mendorong pengusaha di bidang kuliner membeli gula petani itu. Meskipun itu hanya satu atau dua ton saja, akan membantu petani tebu,” kata Direktur Kaderisasi Indonesia Islamic Bussines Forum (IIBF), Ahmad Nursodik kepada Timlo.net, baru-baru ini.

Terkait problem gula petani lokal dibahas dalam silaturahmi nasional tahun ke-8 di River Hill Tawangmangu, Senin-Rabu (4-6/9). Penyelesaian masalah itu menjadi target kerja jangka pendek para pengusaha muslim di Indonesia. Ia meyakini jika seluruh anggotanya membeli gula dalam negeri, hal itu pasti memulihkan keterpurukan para petani tebu.

“Anggota kita lebih dari 60 ribu orang di Indonesia. Mereka semua pengusaha yang menginginkan Indonesia bangkit dengan membeli produk dalam negeri,” katanya.

Sebagaimana diketahui, penjualan gula lokal di pasar tersendat-sendat. Sebaliknya, kebijakan pemerintah mempermudah masuknya gula impor.

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge