0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Prihatin Tragedi Rohingya, Pemuka Agama Buddha Ini Bakar Foto Biksu Ashin Wirathu

Demo menentang aksi kekerasan terhadap muslim Rohingya (merdeka.com)

Timlo.net – Pemuka agama Buddha dari Vihara Borobudur, Medan, membakar poster Biksu Ashin Wirathu. Hal itu dilakukan saat demo menentang aksi kekerasan terhadap muslim Rohingya di depan Vihara Borobudur, Medan. Mereka menyebut Ashin Wirathu bukan bagian dari umat Buddha.

“Ashin Wirathu bukan bagian dari umat Buddha. Dalam ajaran Buddha diajarkan untuk saling mengasihi,” kata Ketua Majelis Buddhayana Indonesia (MBI) Sumatera Utara, Edi Sujono Setiawan, Jumat (8/9).

Menurut Edi, umat Buddha di Sumatera Utara turut bersedih dan prihatin dengan kekerasan terhadap etnis Rohingya di Myanmar. Dia pun menerima tuntutan dari seribuan massa Solidaritas Ormas Islam untuk Umat Tertindas (Somasi Umat) yang berunjuk rasa dan berjanji menyampaikannya kepada kolega mereka di Myanmar.

“Kami menerima tuntutan dan akan kami sampaikan kepada pihak terkait (biksu di Myanmar). Ini persoalan kemanusiaan. Kami juga akan melakukan hal lain yang efektif,” katanya.

Selain itu, Edi juga membacakan deklarasi antar lintas agama yang mengutuk keras pembantaian terhadap etnis Rohingya. “Kami sepakat apa yang dilakukan militer Myanmar adalah tindakan biadab,” ujarnya.

Menunjukkan rasa empatinya, Edi pun turut membakar poster Ashin Wirathu. Menggunakan korek api gas, dia membakar tepat di bagian kepala sang biksu.

Dalam aksi itu, para pemuka lintas agama juga mendeklarasikan pembentukan Panitia Peduli Muslim Rohingya. Panitia ini akan bekerja untuk mendesak pemerintah melakukan upaya upaya untuk mendorong penyelesaian konflik di Myanmar.

Seribuan massa yang berunjuk rasa juga sempat melaksanakan salat Ashar di Jalan Imam Bonjol. Dalam salatnya, jemaah melaksanakan qunuth nazilah.

[dan]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge