0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Pantau Massa Bela Rohingya, Polisi Hentikan 30 Mobil Boks

Personel Polsek Masaran periksa mobil box (dok.timlo.net/agung widodo)

Sragen – Sejumlah kendaraan roda dua, mobil pribadi, truk dan mobil boks dihentikan di perbatasan Sragen-Karanganyar, tepatnya di Pos II Rest Area Desa Prampalan, Kecamatan Masaran. Tindakan ini diambil untuk memantau adanya massa bela Rohingya yang hendak berangkat ke Masjid Annur, Magelang

“Ini untuk memeriksa barang bawaan massa yang akan bergerak ke Magelang, yang dimungkinkan membawa barang-barang berbahaya seperti senjata tajam, senjata api atau bahkan narkoba,” kata Kapolsek Masaran AKP Mujiyono, mewakili Kapolres Sragen, AKBP Arif Budiman.

Sebanyak 42 personel gabungan dikerahkan dalam penyekatan di wilayah perbatasan tersebut. Pemeriksaan difokuskan pada surat surat kendaraan dan identitas pengendara kendaraan pribadi, truk dan mobil box.

Namun tak menutup kemungkinan kendaraan roda dua juga dihentikan, diperiksa barang bawaannya, jok kendaraan hingga jaket bahkan saku celana pengendara untuk antisipasi adanya barang terlarang yang dibawa ke lokasi doa bersama.

Kapolsek menegaskan, kalau ada atribut HTI yang nyata-nyata sudah dilarang pemerintah, maka akan dilakukan penyitaan. Namun selama penyekatan pihaknya tidak mendapati adanya massa yang akan berangkat ke Magelang, Juga tidak ditemukan barang berbahaya dalam pemeriksaan kendaraan tersebut.

Selama penyekatan yang juga dibantu personel TNI dari Koramil Masaran, ada sekitar 17 mobil box, 19 mobil pribadi dan 13 truk box. Namun tidak ditemukan adanya barang-barang yang dicurigai.

Sementara, penyekatan lainnya juga dilakukan Polres Sragen di wilayah perbatasan, yaitu Pos I Mantingan, perbatasan Jawa Tengah-Jawa Timur dan Pos III Kecamatan Miri.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge