0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Aksi Bela Rohingya

Prambanan Dijaga, Massa yang Hendak ke Magelang Balik Kanan

Wakapolda Jateng Brigjen Pol Indrajit memimpin pemeriksaan kendaraan di perbatasan Prambanan (dok.timlo.net/awijaya)

Klaten — Rombongan massa yang hendak mengikuti aksi bela Rohingya di Masjid An Nur, Magelang, Jumat (8/9), terpaksa “balik kanan”. Hal itu menyusul aksi simpatik petugas gabungan kepolisian dan TNI di Jalan Solo- Yogya, tepatnya di depan gapura perbatasan Candi Prambanan.

“Kita imbau ‘balik kanan’. Kalau mau shalat di dekat-dekat sini saja atau ke Masjid Al Aqsha Klaten,” kata Wakapolda Jateng, Brigjen Pol Indrajit, Jumat (8/9).

Dikatakan, penyekatan terhadap rombongan massa yang menuju Magelang tersebut sudah dilakukan sejak Kamis (7/9 malam. Titik pemeriksaan berlangsung di sepanjang Jalan Yogya-Solo, diantaranya Sub Terminal Penggung dan gapura perbatasan Candi Prambanan.

Dari hasil penyekatan tersebut, Wakapolda Jateng menyebutkan, sedikitnya 200 motor, 30 kendaraan roda empat kecil, dan sembilan unit bus berhasil diarahkan “balik kanan”. Ia kembali menegaskan, penyekatan tersebut bukan bermaksud menghalangi massa yang hendak menggelar doa bersama sebagai bentuk solidaritas etnis Rohingya di Myanmar.

“Sejak semalam pukul 20.00 WIB. Intinya bukan razia, tapi mengimbau warga tidak memaksakan diri ke Magelang. Kami imbau mereka balik kanan untuk memakmurkan masjid di tempat terdekat. Ternyata mereka menyadari. Apalagi kapasitas Masjid An Nur terbatas, kalau terlanjur sampai sana ternyata tempatnya penuh,” tandas Brigjen Pol Indrajit.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge