0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Aksi Bela Rohingnya, Ini Imbauan Wakapolda Jateng

Wakapolda Jateng Brigjen Pol Indrajit memimpin pemeriksaan kendaraan di perbatasan Prambanan (dok.timlo.net/awijaya)

Klaten — Wakil Kepala (Waka) Polda Jawa Tengah Brigjen Pol Indrajit mengimbau masyarakat untuk mengikuti Salat Jumat maupun salat gaib aksi bela Rohingya di masjid wilayah masing-masing. Hal itu dia sampaikan disela razia kendaraan di depan Candi Prambanan, perbatasan Sleman-Klaten.

“Kita mengimbau, tidak usah ke Magelang. Silakan salat Jumat atau salat ghaib di tempatnya masing-masing,” kata Wakapolda Jateng, Brigjen Pol Indrajit, Jumat (8/9).

Ia menegaskan, kepolisian hingga saat ini tidak memberikan izin aksi bela Rohingya yang akan dilakukan di Candi Borobudur. Pasalnya, sesuai undang-undang, obyek vital dilarang digunakan untuk kegiatan unjuk rasa.

Di sisi lain, Wakapolda juga mengingatkan, tempat ibadah dilarang untuk melakukan aksi unjuk rasa. Bukan hanya masjid, tapi juga gereja dan tempat ibadah lainnya

“Tidak boleh. Candi Borobudur itu kan obyek vital, cagar budaya, termasuk keajaiban dunia. Yang kedua, masjid tidak boleh untuk unjuk rasa. Memang dilarang, undang-undang yang ngatur,” tegasnya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge