0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Tersangka Penipuan Sapi Kurban Sudah Dipecat dari Yayasan

Pelaku penipuan jual belu sapi kurbam Wahyu, saat diamankan di Mapolresta Solo (dok..timlo.net/achmad khalik)

Solo — Pelaku kasus penipuan dan penggelapan yang dilakukan oleh Wahyu Dwi Saputro (25) tergolong lihai. Banyak korban tertipu, lantaran tersangka mencatut nama Yayasan Solo Peduli dalam menjalankan aksi kejahatannya.

“Tersangka pernah bekerja di yayasan tersebut dan dipecat sejak 2014 silam,” terang Kasatreskrim Polresta Solo, Kompol Agus Puryadi, Selasa (5/9) siang.

Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan, kata Kasat, para korban terperdaya lantaran pelaku mengenakan seragam dan mengaku anggota Yayasan Solo Peduli. Lalu, pelaku mengajak para korban mengikuti program investasi hewan kurban. Karena ketenaran nama yayasan itulah, banyak korban yang percaya.

Terpisah, Direktur Sumber Daya Manusia (SDM) Yayasan Solo Peduli, Ela Khusnaini saat dikonfirmasi wartawan membenarkan bahwa tersangka sempat bekerja di Yayasan Solo Peduli. Namun, sejak 2014 silam, oknum tersebut dipecat dengan tidak hormat.

“Dia telah dikeluarkan sejak 2014 lalu,” ungkap Ela Khusnaini.

Sewaktu bekerja di Yayasan Solo Peduli, kata Ela, Wahyu pernah menilap uang setoran dari nasabah senilai puluhan juta. Namun, yang bersangkutan menemui Dewan pembina untuk meminta maaf dan pihak dewan memaafkannya.

“Sempat kami mau laporkan ke Polisi. Tapi, dianya sudah minta maaf dan akhirnya dimaafkan. Akhirnya dia (Wahyu) dipecat dengan tidak hormat,” tandasnya.

Seperti diketahui, Polresta Solo berhasil membekuk tersangka aksi penipuan dan penggelapan jual beli hewan kurban bernama Wahyu Dwi Saputro (25) warga Kampung Turi, Kelurahan Cemani, Kecamatan Grogol, Kabupaten Sukoharjo, Minggu (3/9) kemarin. Dari tangan pelaku, polisi berhasil mengamankan uang ratusan juta yang diduga hasil kejahatan.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge