0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Diasumsi Pilkada Dua Putaran, Dikucuri Rp 25,5 Miliar

Pejabat Pemkab bersama stakeholder penyelenggaraan Pilkada Kabupaten Karanganyar 2018. (timlo.net/raymond)

Karanganyar — Pemkab Karanganyar mengucurkan Rp 25,5 miliar bersumber APBD untuk operasional penyelenggaraan pemilu 2018. Dana itu tersebar ke hibah instansi samping dan belanja langsung organisasi perangkat daerah (OPD).

“KPU memperoleh jatah hibah Rp 17 Miliar, Panwas Rp 3,5 Miliar, Kodim Rp 900 Juta dan Polres memperoleh Rp 2,5 Miliar. Sedangkan belanja langsung Rp 1,5 Miliar diterima organisasi perangkat daerah (OPD) seperti Kantor Kesbangpol, Bagian Pemerintahan Umum Setda dan Dinas Satpol PP,” ujar Kabag Pemerintahan Setda Karanganyar, Ali Gufron kepada wartawan di rumah dinas bupati, Senin (4/9).

Dana hibah dan belanja langsung itu diberikan di 2017 dan 2018. Tahun ini, Pemkab baru memberikan Rp 3,5 Miliar. Dikatakannya, total anggaran itu jauh lebih besar dibanding Pilkada tahun 2013.

“Diasumsikan anggaran Rp 25,5 Miliar untuk penyelenggaraan Pilkada dua kali putaran. Dulu (Pilkada 2013) KPU dapat jatah Rp 13,5 Miliar dan Panwaskab Rp 750 Juta. Misal nantinya hanya satu putaran di Pilkada 2018, sisa dana bisa kembali ke kas daerah,” katanya.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge