0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Musim Kurban, Penggilingan Daging Diserbu Warga

Warga antre di tempat penggilingan daging Pasar Gemolong (dok.timlo.net/agung widodo)

Sragen — Tempat penggilingan daging di pasar-pasar tradisional banyak diserbu warga paska Hari Raya Idul Adha. Seperti di Pasar Gemolong, Sragen, salah satu penggilingan daging sibuk melayani warga yang hendak menggilingkan daging kurban.

“Saya ke sini untuk menggilingkan daging sapi untuk membuat bakso. Yaa karena ini lagi banyak daging kurban yang dibagikan,” kata Rohmah Pujihastuti (49), warga Dukuh Saren RT 14, Kecamatan Kalijambe, Sragen, Senin (4/9).

Rohmah menuturkan, dirinya tiap momen Hari Raya Kurban selalu menggilingkan daging lantaran keluarganya ada yang berusia lanjut, sehingga kalau daging tidak digiling akan mengalami kesulitan memakannya. Tahun ini dia mendapat bagian daging sapi dari panitia Kurban sebanyak 4 Kg.

“Biasanya saya bawa ke sini digilingkan untuk dibuat bakso atau galantine,” ujarnya.

Selain dia, masih terdapat banyak warga yang ikut antre di tempat penggilingan daging Pasar Gemolong milik Marsal Pradikdo (26), warga Gemolong tersebut. Mereka rata-rata membawa daging antara 3 Kg hingga 5 Kg untuk digilingkan.

Sementara Pradikdo mengakui, momen Idul Adha ini memang terjadi peningkatan jumlah konsumen yang datang ke tempatnya. Kalau hari biasa, dia hanya melayani para pedagang bakso dan siomay, tapi kali ini warga yang datang bisa mencapai ratusan sejak hari pertama kurban.

“Sajak pagi hari belum dibuka masyarakat sudah antre di depan pintu pengilingan. Mereka minta digilingkan dagingnya untuk dibuat bakso atau galantine. Tinggal pesan, nanti sudah kami kasih bumbunya,” terangnya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge