0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Ingin Muter Candi Plaosan Naik Gerobak Sapi, Ini Biayanya

Ratusan gerobak sapi serbu Candi Plaosan (timlo.net/a wijaya)

Klaten — Desa wisata Bugisan, Kecamatan Prambanan bakal mengemas Festival Gerobak Nusantara dan Festival Candi Kembar sebagai hajatan rutin wisata tahunan. Penyatuan event tersebut bertujuan untuk mendongkrak wisatawan.

“Jadi wisatawan enggak hanya tahu soal Candi Plaosan. Tapi juga bisa merasakan sensasi berkeliling kawasan Bugisan dengan menaiki gerobak sapi,” kata Kepala Desa Bugisan, Heru Nugroho, Minggu (3/9).

Heru mengklaim, penyelenggaraan Festival Candi Kembar 2017 pada Jumat- Minggu (1-3/9) lebih meriah dibandingkan tahun lalu. Jika sebelumnya hanya diisi penampilan pentas seni, festival yang menginjak tahun ke dua ini juga disemarakkan arak- arakan gunungan.

“Berjalan lebih baik dari yang pertama. Kemarin ada 4.500 penonton berdasarkan karcis parkir. Karena ada kirab budaya yang melibatkan sembilan RW untuk mengarak gunungan hasil bumi. Sedangkan hari ini kita kemas berbarengan Festival Gerobak Sapi Nusantara. Maka tahun depan akan kita agendakan rutin bersamaan,” ujarnya.

Ditanya berapa kocek yang harus ditebus untuk berkeliling Candi Plaosan dengan menaiki gerobak sapi, Heru menjawab, tergantung jarak tempuhnya. Jika hanya di seputar wilayah Desa Bugisan cukup membayar Rp 250 Ribu.

“Kelilingnya terserah. Kalau sampai ke desa tetangga seperti di Pereng sebesar Rp 300 Ribu. Dan selama ini kebanyakan yang memanfaatkan berkeliling naik gerobak sapi ialah wisatawan mancanegara,” jawabnya.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge