0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Terlilit Jaring, Rahmat Ditemukan Terapung di WKO

Salah satu korban tenggelam, Rahmat Sholeh setelah dievakuasi. (foto: Agung)

Sragen – Rahmat Sholeh (22), warga Dukuh Kaliapang RT 05, Desa Bagor, Kecamatan Miri, Sragen ditemukan sudah dalam keadaan tewas di Waduk Kedung Ombo (WKO). Sementara tetangga korban, Agus Purwanto (23), warga Dukuh Kaliapang RT 06, masih dalam pencarian. Diduga korban Rahmat Sholeh meninggal akibat terlilit jaring penangkap ikan.

“Tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan, korban meninggal dunia murni diduga lantaran terlilit jaring,” kata Kapolsek Miri, AKP Fajar Ikhsanudin, mewakili Kapolres Sragen AKBP Arif Budiman, Sabtu (2/9).

AKP Fajar mengungkapkan, kejadian itu diketahui pertama kali oleh Suparmin (30), warga Dukuh Sendangrejo RT 01, Desa Gilirejo, Miri sekitar pukul 07.30 WIB, ketika dia bermaksud hendak memasang jaring dengan mempergunakan perahu di WKO. Namun Suparmin tidak menemukan jaring miliknya yang biasa disimpan di dalam perahu.

Kemudian Suparmin melihat ada jaring yang mengambang di air WKO dan berusaha untuk mengambilnya. Dia terkejut bukan main, lantaran saat meraih jaring secara tidak sengaja tangannya juga memegang tangan korban, Rahmat Sholeh yang terlilit jaring.

foto: Agung

Kontan, Suparmin langsung berteriak minta tolong, hingga akhirnya warga lain mendekat dan mengangkat tubuh korban yang telah meninggal dunia.

Berdasarkan keterangan warga lainnya, korban datang ke WKO bersama tetangganya, Agus Purwanto yang diduga juga ikut tenggelam. Namun jasad Agus belum diketemukan dan hingga kini masih dalam pencarian

“Kami dari Polsek Miri dan tim PMI masih berupaya melakukan pencarian korban yang masih tenggelam,” terang AKP Fajar.

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge