0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Idul Adha, Keraton Solo Gelar Grebeg Besar

Keraton Solo mrnggelar Grebeg Besar (dok.timlo.net/heru murdhani)

Solo — Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat memperingati Idul Adha dengan menggelar Grebeg Besar. Grebeg Besar digelar untuk menandai puncak peringatan Idul Adha pada 10 Dzulhijah atau 10 Besar, dalam penanggalan Jawa.

Sejak pagi, ratusan warga berkumpul di depan Kori Kamandungan untuk menyambut keluarnya dua buah Gunungan berisi makanan. Gunungan tersebut terdiri dari Gunungan Estri (Wanita) yang berisi Rengginang, Onde-onde Ceplus, dan nasi kumplit. Sedangkan Gunungan Jaler (Laki-laki) berisi sayur-sayuran seperti Kacang Panjang, Wortel, dan Cabai.

Setelah cukup lama menunggu, muncul ratusan Abdi Dalem dari balik pintu Kori Kamendungan. Prajurit Semut Ireng, Prajurit Lombok Abang dengan diiringi alunan gamelan mengusung dua buah Gunungan. Sambil bertelanjang kaki mereka mengarak Gunungan tersebut melalui Sitinggil ke Masjid Agung Surakarta.

Suasana khidmad tampak mengiringi prosesi arak-arakan. Sampai dihalaman Masjid Agung, dua buah Gunungan tersebut diserahkan kepada ulama keraton untuk didoakan. Namun, belum sampai usai doa diucapkan, Gunungan Jaler langsung menjadi sasaran rebutan warga masyarakat. Sementara Abdi Dalem yang lain berusaha mengamankan Gunungan Estri. Gunungan Estri kemudian dibawa kembali ke Kori Kamendungan dan diperebutkan lokasi itu.

Pengulu Tafsir Anom Keraton Kasunanan Surakarta Muhammad Muchtarom mengatakan bahwa Grebeg Besar merupakan wujud syukur Keraton Kasunanan Surakarta. Grebeg ini sudah ratusan tahun dilaksanakan.

“Sebangai ungkapan rasa syukur kepada Allah yang maha kuasa,” katanya.

Lebih jauh Muchtarom menjelaskan, dua buah Gunungan melambangkan keseimbangan hidup. Laki-laki digambarkan dengan sayuran dan bahan pangan mentah, sebagai perlambang suami yang harus mencarik makanan. Sedangkan Wanita digambarkan dengan makanan matang, yang jafi perlambang perempuan harus bisa mengolah, apapun hasil kerja suaminya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge