0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Ini Kronologis Penangkapan Kades Sok Koboi

Postol airgun ini dipakai mengancam korban (timlo.net/raymond)

Karanganyar — Kadus Gedongrejo, Desa Kaliwuluh, Kebakkramat, Siswandi (36) harus mempertanggung jawabkan tindakannya menodongkan pistol ke warga sipil. Ia ditangkap di Solo atas pengaduan korban.

“Tersangka sempat membuang pistolnya. Tapi ketahuan petugas. Ia kemudian diringkus. Jeda waktunya hanya sehari setelah mengamuk di lokasi kejadian,” kata Kapolres Karanganyar AKBP Ade Safri Simanjuntak kepada wartawan dalam gelar barang bukti di Mapolres, Kamis (31/8).

Siswandi mengamuk di jalan kampung Dukuh Gondangrejo, Desa Kaliwuluh, Kebakkramat pada Sabtu (26/8) pukul 00.30 WIB saat acara kondangan. Ia melepaskan beberapa kali tembakan ke udara dari pistol airgun miliknya sambil mengancam akan membunuh seorang warga Desa Munggur, Mojogedang, Agus. Ia sempat menyeret Agus dari lokasi kondangan ke jalan kampung dengan cara kasar. Bahkan, ia tak segan mengancam bakal menyakiti teman korban yang menghalaginya.

Usai korban melaporkannya ke polisi, pelaku pun diburu. Kepada penyidik, pelaku mengaku selalu membawa pistol airgun. Alasannya, alat itu untuk membela diri. Benda itu dibelinya dari pasar online dengan kepemilikan tak memenuhi legalisasi instansi terkait.

“Sudah setahun memilikinya (magazine airgun),” kata tersangka.

Atas perbuatannya mengancam dan menodongkan pistol, Siswandi dijerat pasal 335 ayat 1 ke 1 KUHP dan disangka melakukan tindak pidana perbuatan tidak menyenangkan disertai ancaman kekerasan menggunakan airgun. Ancaman hukuman penjara paling lama satu tahun.

“Ada pengecualian. Tersangka ditahan di rutan Polres Karanganyar. Dari pengakuan tersangka, korban ini diduga memiliki hubungan istimewa dengan mantan istrinya. Jadi pelaku dendam. Menurut pengakuan tersangka tidak merencanakan,” jelas Kapolres AKBP Ade Safri Simanjuntak.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge