0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Fahd Al Fouz Dituntut Lima Tahun

Fahd Al Fouz (merdeka.com)

Timlo.net – Terdakwa kasus pengadaan Alquran, Fahd Al Fouz dituntut lima tahun penjara oleh Pengadilan Negeri Tipikor, Jakarta Pusat. Fahd dinilai turut serta atas tindak pidana korupsi terkait pengadaan Alquran tahun anggaran 2011 dan 2012, di Kementerian Agama.

“Menjatuhkan pidana penjara selama 5 tahun denda Rp 250 juta subsider 6 bulan kurungan,” ujar jaksa KPK, Lie Putra saat membacakan surat tuntutan Fahd, Kamis (31/8).

Dalam pertimbangannya, jaksa juga mencantumkan hal hal yang memberatkan ataupun meringankan. Dari segi pemberat, perbuatan putra artis senior A Rafiq itu tidak mendukung upaya atas pemberantasan tindak pidana korupsi.

Sedangkan hal yang meringankan, Fahd menyatakan kesiapannya dihukum atas perbuatannya dengan turut serta melakukan tindak pidana korupsi dan membagi-bagi jatah kepada beberapa pihak yang diuntungkan dari proyek tersebut.

“Terdakwa juga memberikan keterangan signifikan. Terdakwa mengembalikan uang Rp 3.411.000.000, selama persidangan terdakwa juga berlaku sopan. Terdakwa juga masih memiliki tanggungan keluarga,” tandasnya.

Diketahui, putra dari artis senior almarhum A Rafiq itu didakwa secara bersama sama dengan anggota Komisi VIII DPR RI periode 2009-2014 Zulkarnaen Djabar dan pihak swasta Dendy Prasetya Zulkarnaen Putra menerima hadiah atau janji dari pihak tertentu. Dia ditetapkan sebagai tersangka, Kamis (27/4) dan merupakan tersangka ketiga dari kasus yang sama.

Dia disangkakan telah melanggar Pasal 12 huruf b Juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 dan Pasal 65 KUHP.

Sebelumnya, pengadilan Tipikor telah menjatuhkan vonis pidana penjara 15 tahun denda Rp 300 juta subsider 1 bulan kurungan untuk Zulkarnaen sedangkan untuk Dendy Prasetya dijatuhi vonis 8 tahun penjara denda Rp 300 juta subsider 4 bulan kurungan penjara.

Dari proyek tersebut Fahd diduga menerima fee sebesar Rp 3.411.000.000 dari dua proyek yakni pengadaan pengadaan Alquran pada tahun 2011-2012.

[eko]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge