0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Jokowi Pertanyakan Kinerja Menteri BUMN

Presiden Joko Widodo (Jokowi) (merdeka.com)

Timlo.net – Lambatnya proses sekuritisasi proyek-proyek BUMN mendapat perhatian langsung dari Presiden Joko Widodo (Jokowi). Dalam hal ini, Jokowi menanyakan Menteri BUMN Rini Soemarno soal kesulitan proses sekuritisasi hingga molor sembilan bulan.

“Sekuritisasi ini sudah saya perintahkan setahun yang lalu Menteri BUMN yang urus sembilan bulan, saya tanya urusan yang ruwet dimana enggak tahu saya tanya belum selesai, belum selesai,” ujar Jokowi di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Kamis (31/8).

Padahal, Jokowi telah memerintahkan BUMN untuk menjual proyek infrastruktur yang sudah rampung dibangun kepada swasta atau yang biasa dikenal sekuritisasi. Kementerian BUMN diminta untuk menjadi seperti pengembang bukan pemilik dengan pola sekuritisasi itu.

“Saya harap setelah telur ini pecah yang lain juga ada tak hanya BUMN tapi swasta juga,” terangnya.

Pola itu dilakukan supaya BUMN mendapatkan dana segar untuk bisa membangun proyek infrastruktur lainnya dengan cepat. Selain itu, nantinya jika proyek yang sudah rampung dijual, maka negara akan semakin besar.

“Saya sampaikan BUMN itu selayaknya jadi developer jangan jadi pemilik. Bangun jadi jual. Biar kita miliki kalau bangun tol miliki setiap bulan dapat income senangnya. Bangun 100 jual 150 dapat uang bangun jual lebih panjang lagi tol-nya,” jelas dia.

Tak hanya bagi pemerintah, Jokowi berharap agar perusahaan swasta ikut dalam proses sekuritisasi. Menurutnya, masuknya swasta dalam proses sekuritisasi bisa meningkatkan efisiensi dan investasi ke daerah.

[sau]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge