0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Twitter Hapus Akun Pengguna Karena Ancam Bunuh Nyamuk

Twitter. (Dok: Timlo.net/ Ubergizmo.)

Timlo.net—Twitter berusaha melindungi para pengguna mereka dari pelecehan dan ancaman termasuk ancaman kematian. Usaha sosial media ini patut dihargai. Tapi pertanyaannya di mana Twitter menarik garis batasnya? Terutama bila Anda membaca kasus unik yang dialami oleh seorang pengguna Twitter.

Menurut sebuah pemberitaan di Jepang, akun seorang pengguna Twitter dihapus permanen karena dia menulis tweet berisi ancaman pembunuhan terhadap seekor nyamuk. Tweet itu tertulis, “Breng**k! Kenapa kamu menggigit aku di sekujur tubuh padahal aku hanya ingin bersantai dan menonton TV? Mati kau ! (Sebenarnya kamu sudah mati).” Dia lalu mengunggah foto nyamuk itu yang sudah mati, tulis Ubergizmo.

Akan tetapi sistem otomatis Twitter tidak bisa membedakan antara ancaman nyata dan candaan. Sang pengguna itu menerima peringatan, “Akun Anda telah dibekukan karena digunakan untuk mengirim pesan-pesan yang mengandung ancaman. Tweet yang mengandung ancaman tidak diizinkan di bawah syarat layanan kami.”

Sayangnya apakah berita ini benar atau tidak, tidak bisa dipastikan. Atau jika Twitter menarik kembali keputusan mereka karena kesalahan ini. Tapi yang jelas, sistem tidaklah sempurna. Sistem otomatis seperti ini tidak selalu memahami konteks. Persoalan seperti inilah yang harus dihadapi Twitter dan platform lainnya di masa mendatang.

 

Editor : Ranu Ario

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge