0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Jadi Tambang Judi, Ibu Satu Anak Digelandang Polisi

Kristiani bersama lima gambler lainnya saat diamankan di Mapolsek Serengan (dok.timlo.net/achmad khalik)

Solo — Dengan langkah lemah, Kristiani (38) digelandang aparat bersama dengan lima rekannya. Dengan wajah tertunduk malu, ibu satu anak ini mengaku bahwa dirinya telah satu bulan terakhir menjadi penambang judi Cap Jie Kia.

“Saya baru satu bulan ini jadi penambang,” kata warga Kampung Dawung Tengah RT04/ RW14 Kelurahan/ Kecamatan Serengan, Solo ini, Kamis (31/8) siang.

Lima rekan Kristiyani, diantaranya Sangadi (28), Sri Sanyo (64), Yulianto (23) dan Suroto (28) seluruhnya warga Kecamatan Serengan, Solo. Sedangkan, satu rekan pelaku lainnya bernama Sukardi (63) merupakan warga Polokarto, Sukoharjo. Kelimanya merupakan pelanggan Kristiani untuk mengadu peruntungan melalui judi Cap Jie Kia.

“Sehari biasa dapat sekitar Rp 50 ribuan. Gak mesti juga hasilnya,” kata Kristiani.

Menjadi penambang judi, merupakan inisiatif sendiri dari Kristiani untuk menambah ekonomi keluarga. Setelah dirumahkan dari karyawati pabrik, dia tak memiliki banyak pilihan selain melakoni perkerjaan tersebut.

“Kepepet mas, butuh duit buat nambah keuangan,” katanya.

Sementara Kapolsek Serengan, Kompol Giyono mengaku, menggulung enam tersangka “dewa judi” tersebut setelah mendapat laporan dari warga. Bahwa, di Kawasan Jalan Patimura, Serengan, Solo, Rabu (29/8) siang terdapat aktifitas perjudian. Saat dilakukan penyelidikan, ternyata benar. Hingga akhirnya, para pelaku berhasil digulung Polisi tanpa perlawanan.

“Anggota kami menindaklanjuti laporan dari warga, lalu terdapat enam pejudi di lokasi Jalan Patimura. Langsung kita ciduk dan digelandang ke Mapolsek,” tegas Kapolsek.

Selain menangkap para gambler, Polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti. Diantaranya, uang tunai senilai Rp216ribu, tiga handphone dan dua lembar paito.

Akibat perbuatannya, pelaku dijerat dengan Pasal 303 KUHP tentang Perjudian dengan ancaman hukuman maksimal 10 tahun penjara.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge