0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Kendaraan Berat Masih Nekat Melintas Kreteg Abang

Kendaraan berat nekat melintas di Kreteg Abang (dok.timlo.net/heru murdhani)

Solo — Sejumlah kendaraan berat seperti mobil box dan mobil pengangkut semen masih nekat melintasi jembatan Kreteg Abang, Kamis (31/8). Padahal kondisi jembatan yang melintang di atas Kali Anyar tersebut diketahui melengkung dan retak pada bagian tiang penyangga. Hal ini membuat Dinas Perhubungan Kota Solo bertindak cepat, dengan menambahkan barikade, untuk menutup sebagian jembatan.

“Hampir separuh kita tutup. Ini bagian dari evaluasi kita. Karena memang ternyata banyak kendaraan berat yang masih nekat melintas,” ungkap Kasi Manajemen dan Rekayasa Lalu Lintas Dishub Solo, Ari Wibowo.

Dikatakan dengan pemasangan barikade tersebut, diharapkan bisa mengurangi kendaraan yang melintasi jembatan yang menghubungkan antara Kampung Bibis Baru dengan Kampung Bibis Kulon tersebut.

“Kalau kemarin kita lakukan pemasangan portal setinggi 2,5 meter, namun ternyata masih banyak truk yang melintas, terutama truk yang bak-nya lebar. Karenanya kita pasang barikade ini,” katanya.

Sementara Kasi Pembangunan Jalan dan Jembatan DPUPR Solo, Joko Supriyanto, Jumat (18/8) lalu, mengatakan pilar yang ada di tengah jembatan itu miring ke arah hulu sungai Kali Anyar. Pihaknya sudah melakukan tinjauan dan akan segera kita lakukan perawatan.

Dikatakan, kerusakan tersebut merupakan kategori rusak ringan. Pihaknya juga telah menggelar rapat dengan Organisasi Perangkat Daerah yang terkait untuk bisa mengatasi problem tersebut. Hasilnya adalah, sejumlah kendaraan berat seperti truk dan kendaraan angkutan barang dilarang melewati jembatan yang ada di Jl Walanda Maramis tersebut.

“Kita sarankan untuk tidak dilintasi kendaraan besar dan kendaraan angkutan barang. Tapi sepeda motor dan mobil probadi masih diperbolehkan melintas,” katanya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge